Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemerintah Klungkung Siapkan Sekolah Khusus Anak Pengungsi

Jumat, 20 Oktober 2017, 13:35 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Hampir satu bulan lamanya pengungsi Gunung Agung berada di lokasi pengungsian, salah satunya di Kabupaten Klungkung. Berbagai persoalan yang menyertai pengungsi dari urusan logistik, pelayanan kesehatan hingga pelayanan pendidikan terus diupayakan pihak Pemkab Klungkung. Untuk pelayanan pendidikan, saat ini Pemkab akan menyiapkan sekolah khusus yang dinamai sekolah bersaudara  khusus dihuni oleh anak-anak pengungsi.

[pilihan-redaksi]

Meski selama ini anak-anak pengungsi yang jumlahnya mencapai ribuan sudah dititipkan di sejumlah sekolah dari jenjang TK hingga SMA-SMK. Namun menurut Kadis Pendidikan Kabupaten Klungkung Dewa Gede Darmawan didampingi sekretaris Ketut Sujana, Jumat (20/10) pembentukan sekolah khusus ini semata-mata dimaksudkan untuk manajemen yang lebih bagus. Yang tidak kalah pentingnya, pembentukan sekolah khusus ini dalam rangka mempermudah pencairan dana BOS, yang nantinya akan dipergunakan untuk operasional siswa-siswa asal pengungsian, diantaranya untuk pengadaan buku, pencetakan soal ujian akhir semester dan operasional lainnya.

“Saya contohkan di SMPN 3 Semarapura misalnya, didalamnya nanti ada SMP bersaudara yang dikhususkan untuk siswa siswa asal pengungsi,” kata Darmawan.

Ia menegaskan pembentukan sekolah khusus ini bukan berarti ada perlakuan diskriminatif, tapi semata mata dengan tujuan agar mempermudah dalam penyaluran dana BOS.

“Syukur-syukur nanti tenaga pengajarnya satu paket dikirim dari sekolah induk yakni dari Kabupaten Karangasem,” demikian Darmawan.  

Saat ini Klungkung menampung siswa pengungsi sebanyak 3.017 orang. Dengan rincian TK sebanyak 319, SD sebanyak 1.661, SMP 599 siswa, SMA sebanyak 379 siswa dan SMK sebanyak 113 orang. Dengan jumlah sebanyak itu, Pemkab Klungkung menyiapkan tempat untuk siswa pengungsi, 3 SMP, 11 SD.

“Hari Selasa ini kami baru akan rapat membahasnya. Kami juga perlu berkomunikasi dengan orang tua siswa pengungsi agar tidak ada perasaan tidak enak, nanti dibilang kami diskriminatif. Ini semata untuk manajemen yang bagus,” tandas Darmawan. Sekolah bersaudara ini ditargetkan sudah bisa dilaksanakan sebelum diadakannya ujian akhir semester pada awal Desember. [wan/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami