Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
KRB Final Usung Dharma-Kerta, Sudikerta Dinilai Tak Haus Kekuasaan
Sabtu, 18 November 2017,
21:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta, yang juga Ketua Penasehat Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang beranggota delapan parpol, memuji Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta sebagai seorang pemimpin Bali yang tak haus kekuasaan.
Padahal Sudikerta sendiri sudah resmi diusung induk parpolnya sebagai calon gubernur (Cagub) Bali pada Pilgub Bali 2018. Bahkan partainya sama seperti halnya PDIP bisa mengusung pasangan calon sendiri, namun Sudikerta tak menolak disandingkan menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) mendampingi IB Dharma Wijaya Mantra (Walikota Denpasar) sebagai Cagub KRB.
"Beliau sangat layak jadi gubernur. Tapi karena sebagian parpol dominan mengusulkan Paket Dharma-Kerta daripada Kerta-Dharma, beliau dengan besar hati menerima kesepakatan itu. Ini membuktikan beliau tidak haus kekuasaan. Tapi orang yang ingin ngayah untuk masyarakat Bali," ungkap Mudarta di Denpasar, Sabtu (18/11).
Dengan begitu lanjut Mudarta, Paket Dharma-Kerta sudah final. Menurut dia, keputusan KRB mengusung Dharma-Kerta berdasarkan rapat kedua KRB yang dihadiri semua anggota koalisi pada Kamis (16/11) lalu. Di situ nama pasangan calon (Paslon) sudah mengerucut kepada Paket Dharma-Kerta. Termasuk rapat internal Partai Golkar terakhir juga sepakat pasangan Dharma-Kerta.
Selanjutnya ia menyebut, selain Demokrat, Gerindra, Nasdem juga PKS dan terakhir Partai Golkar telah setuju mengusung Paket Dharma-Kerta.
"Artinya jika Golkar juga sudah menyampaikan setuju Paket Dharma-Kerta, ini artinya sudah final ya paketnya mengusung IB. Rai Dharmawijaya Mantra sebagai Cagub dan Ketut Sudikerta sebagai Cawagub. Saya tegaskan sudah final pasangan calon yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali ini adalah Dharmakerta," tegas Mudarta.

Mudarta menuturkan, jika pernyataan final baru bisa disampaikan sekarang lantaran keputusan sedikit alot dari sisi internal Partai Golkar yang awalnya Sudikerta yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali didorong sebagai calon gubernur, tetapi sesungguhnya dari sisi pribadi Sudikerta tidak pernah ngotot mau jabatan dan mau posisi apa saja. Sementara IB. Rai Dharmawijaya Mantra yang merupakan Walikota Denpasar maju sebagai Cagub.
Mudarta mengakui jika deklarasi Dharmakerta yang direncanakan tanggal 20 November namun diundur kemungkinan menjadi tanggal 22 November atau paling telat akhir November ini.
"Karena sebaiknya memang baiknya deklarasi Dharmakerta pada bulan November ini tapi mengenai tempat belum diputuskan lokasinya oleh tim KRB," tutupnya.[bbn/msd/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2504 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026