Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 2,5 Kilogram Sarang Walet ke China

Jumat, 24 November 2017, 07:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Pada hari Rabu, 22 November 2017 pukul 22.00 WITA Bea Cukai Ngurah Rai melakukan pencegahan terhadap 1 (satu) koli berisi 5 (lima) paket sarang burung walet tujuan negara Tiongkok seberat 2,5 kilogram senilai Rp 45 juta di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai. 
 
Pengiriman sarang burung walet dicegah oleh Bea Cukai karena merupakan barang pembatasan sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 51/M-DAG/PER/7/2012 tanggal 27 Juli 2012 tentang Ketentuan Ekspor Sarang Burung Walet ke Republik Rakyat China (RRC). 
Warga Negara Tiongkok berinisial CY diduga akan membawa sarang burung walet tersebut dan tidak dapat membuktikan bahwa yang bersangkutan adalah Eksportir Terdaftar Sarang Burung Walet (ET-BSW). 
 
“Berdasarkan hasil pemindaian X-ray oleh petugas bandara dan kemudian pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai di Terminal Keberangkatan, kedapatan barang bawaan CY berisi sarang burung walet dan CY tidak memiliki izin ekspor sehingga selanjutnya dilakukan penegahan” jelas Himawan Indarjono selaku Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai. 
 
Sesuai peraturan, Sarang burung walet yang dicegah selanjutnya akan diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku oleh Seksi Penindakan dan Penyidikan Kantor Bea Cukai Ngurah Rai. 
 
“Kami himbau kepada masyarakat yang akan melakukan pembawaan barang larangan dan pembatasan baik ke luar ataupun ke dalam negeri untuk melengkapi dokumen perizinan dari instansi teknis terkait agar tidak menemui kendala ketika dilakukan pemeriksaan oleh Bea Cukai” pungkas Himawan Indarjono.[bbn/spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Diskominfo Buleleng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami