Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Panik Lihat Banjir Piroklastik, Warga Ucapkan Om Namah Shivaya
Senin, 27 November 2017,
11:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Denpasar. Pasca terjadinya letusan magmatik Gunung Agung, banjir lumpur mulai terjadi di wilayah desa yang ada di sekitar Gunung Agung.
Sebuah rekaman video amatir berada di media sosial. Seorang warga merekam terjadinya banjir lumpur di bawah sebuah jembatan. Warga perekam gambar kemudian panik karena banjir lumpur semakin membesar.
"Om Namah Shivaya, Om Namah Shivaya (berarti saya mohon perlindungan, tuntunan dan keselamatan dari Dewa Siwa)," ujar warga yang merekam banjir lumpur ini.
Sambil merekam banjir, warga yang berani ini juga mengingatkan warga yang mendekat melihat lokasi banjir di bawah jembatan.
"Oiii, de kemu, mai, mai, melaib, melaib, (jangan ke sana, sini sini, lari, lari), banjir semakin membesar,"teriaknya kepada warga di bawah jembatan.
Warga perekam banjir ini akhirnya mengakhiri rekaman karena banjir lumpur sudah semakin membesar dan dinilai berbahaya.
I Wayan Ridana, Ketua bumdes Desa menanga, dan Ketut Wijaya alias Inspektur vijay menjelaskan, banjir lumpur terjadi pagi ini di Tukad Telaga Waja. Banjir lumpur ini terjadi di wilayah perbatasan Desa Muncan, Kecamatan Selat dengan Desa Menanga Kecamatan Rendang.
Fenomena banjir lumpur ini menjadi tontotan warga sekitar. Meski berbahaya, warga menonton dari atas jembatan yang rawan roboh terkena banjir dan mengabadikannya dengan kamera ponsel.
"Bila terus menerus dihantam banjir lumpur dampak letusan gunung, tiang beton jembatan sungai Yeh Sah ini dikhawatirkan bisa ambruk, ini perlu diatensi,"ujar Wijaya.
Pasca banjir lumpur, sejumlah wilayah desa di hilir sungai terdampak banjir lumpur.

Terkait hal ini, Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika, menyatakan banjir lumpur yang terjadi pagi ini dan direkam video warga adalah banjir piroklastik, yakni air yang bercampur dengan material dari Gunung Agung.[bbn/inf/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026