Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Panik Lihat Banjir Piroklastik, Warga Ucapkan Om Namah Shivaya

Senin, 27 November 2017, 11:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/ist/vijay

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Denpasar. Pasca terjadinya letusan magmatik Gunung Agung, banjir lumpur mulai terjadi di wilayah desa yang ada di sekitar Gunung Agung.
 
Sebuah rekaman video amatir berada di media sosial. Seorang warga merekam terjadinya banjir lumpur di bawah sebuah jembatan. Warga perekam gambar kemudian panik karena banjir lumpur semakin membesar.
 
"Om Namah Shivaya, Om Namah Shivaya (berarti saya mohon perlindungan, tuntunan dan keselamatan dari Dewa Siwa)," ujar warga yang merekam banjir lumpur ini.
 
Sambil merekam banjir, warga yang berani ini juga mengingatkan warga yang mendekat melihat lokasi banjir di bawah jembatan.
 
"Oiii, de kemu, mai, mai, melaib, melaib,  (jangan ke sana, sini sini, lari, lari), banjir semakin membesar,"teriaknya kepada warga di bawah jembatan. 
 
Warga perekam banjir ini akhirnya mengakhiri rekaman karena banjir lumpur sudah semakin membesar dan dinilai berbahaya.
 
I Wayan Ridana, Ketua bumdes Desa menanga, dan Ketut Wijaya alias Inspektur vijay menjelaskan, banjir lumpur terjadi  pagi ini di Tukad Telaga Waja. Banjir lumpur ini terjadi di wilayah perbatasan Desa Muncan, Kecamatan Selat dengan Desa Menanga Kecamatan Rendang.
 
Fenomena banjir lumpur ini menjadi tontotan warga sekitar. Meski berbahaya, warga menonton dari atas jembatan yang rawan roboh terkena banjir dan mengabadikannya dengan kamera ponsel.
 
"Bila terus menerus dihantam banjir lumpur dampak letusan gunung, tiang beton jembatan sungai Yeh Sah ini dikhawatirkan bisa ambruk, ini perlu diatensi,"ujar Wijaya.
 
Pasca banjir lumpur, sejumlah wilayah desa di hilir sungai terdampak banjir lumpur.
 
 
Terkait hal ini, Kepala Bidang Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) I Gede Suantika, menyatakan banjir lumpur yang terjadi pagi ini dan direkam video warga adalah banjir piroklastik, yakni air yang bercampur dengan material dari Gunung Agung.[bbn/inf/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/eng



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami