Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bekas Jenderal Kroasia Minum Racun di Pengadilan
Jumat, 1 Desember 2017,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Slobodan Praljak, seorang penjahat kriminal tewas menenggak racun di pengadilan Tribunal Internasional di The Hague, setelah dijatuhi hukuman penjara 20 tahun.
The New York Times mengabarkan Rabu (29/11/2017), Slobodan Praljak yang diadili bersama enam tertuduh lain itu, adalah bekas komandan Kroasia Bosnia yang dicap sebagai kriminal perang, dalam perang Bosnia 1992-1995. Setelah dijatuhi hukuman 20 tahun, Slobodan Praljak menolak keputusan hakim.
[pilihan-redaksi]
Sambil berdiri bekas jenderal berusia 72 tahun itu berseru, "Slobodan Praljak bukan kriminal perang," katanya dalam bahasa Kroasia. "Saya menolak keputusan anda," katanya. Bekas perwira tinggi bertubuh jangkung itu kemudian mengambil botol kecil dan menenggak isinya. "Saya minum racun!" katanya tanpa ekspresi.
Slobodan Praljak dibawa ke luar dari ruang pengadilan dan persidangan ditunda, sementara petugas mengambil botol dari tangannya. Bekas jenderal itu dibawa ke rumah sakit terdekat, namun jiwanya tak tertolong.
"Pak Slobodan Praljak menenggak cairan saat berada di ruang sidang, dan segera merasa sakit," kata Nenad Golcevski, juru bicara tribunal internasional. Ruang sidang pun dinyatakan sebagai tempat kejadian perkara, TKP dan upaya penyelidikan dilakukan sebuah tim independen.
Sebelum perang Bosnia meletus, Slobodan Praljak dikenal sebagai direktur sebuah gedung teater, penulis naskah dan sutradara film. Praljak bergabung menjadi perwira senior pada Angkatan Bersenjata Kroasia pada 1991. Slobodan Praljak kelak diangkat sebagai komandan angkatan perang Kroasia di Bosnia.
Slobodan Praljak menjadi tokoh kunci selama pengepungan dan pengeboman berbagai etnis yang tinggal di Kota Mostar. Aksi pengepungan itu dikenal sebagai aksi militer tentara Kroasia selama perang Bosnia, termasuk juga penghancuran jembatan Kota Mostar. Selain menjadi komandan, Slobodan Praljak berperan pula sebagai penghubung bagi para pemimpin politik dan militer di Kroasia serta jajaran angkatan bersenjata di Bosnia. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026