Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pasek Ngotot Sudikerta Cagub Bali, Ini Alasan dan Ulasannya
Senin, 18 Desember 2017,
18:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota DPD asal Bali yang juga Wakil Ketua Umum Hanura, Gede Pasek Suardika, tetap ngotot mencalonkan Ketut Sudikerta sebagai Calon Gubernur (cagub) Bali. Apa alasannya?
Di laman Facebooknya, Pasek membuat ulasan terkait pencalonan Ketut Sudikerta sebagai calon Gubernur Bali dalam Pilgub tahun depan. Tulisannya ini langsung mencapat respon dari para netizen.
Saat dikonfirmasi Beritabali.com, Pasek mengakui memang benar ia yang menulis hal tersebut.
Pasek mengakui, sebelumnya memang berencana berpasangan dengan Ketut Sudikerta. Namun karena melihat tidak adanya soliditas di kubu Sudikerta, ia memilih mundur dan fokus di Jakarta.
"Karena untuk maju saya harus mundur saat pendaftaran, lalu kalau kepastian langkah belum tuntas tentu menyulitkan posisi Saya saat ini, dimana juga dipercaya sebagai ketua PPUU DPD RI setelah sebelumnya menjadi ketua BK DPD RI," ujar Pasek.
Pasek mengaku kenal dengan Sudikerta secara intensif saat menjadi Tim Pemenangan saat berpasangan dengan AA Gde Agung di Pilkada Badung pada saat melawan incumbent.
Di laman facebooknya, Pasek menyatakan tetap mendukung Ketut Sudikerta untuk maju sebagai Calon Gubernur dan bukan sebagai wakil gubernur. Berikut alasan dan ulasannya.
1. Selama setahun belakangan ini beberapa referensi survey yang saya baca secara tertutup, Surveynya sangat bagus. Berkompetisi sehat dan merata angkanya dengan Koster. Makanya aneh kemudian ada yang jualan kalau Survey Sudikerta jeblok sehingga layak jadi wakil saja. Anehnya gerakan itu begitu masif utk mendegradasikan Sudikerta. Lebih aneh lagi dilakukan oleh orang-orang selama ini dekat dengannya.
2. Sudikerta itu sudah tiga kali memenangkan kompetisi politik. Melawan calon dari PDIP. Belum pernah kalah. Jelas ini bukan hal yang mudah dilakukan di Bali. Saya sering katakan, faktor lucky atau keberuntungan sering bersama Sudikerta. Coba lihat, siapa politisi di luar PDIP yang bisa menang begitu? Menang tiga kali bertanding tanpa pernah kalah. Kok sekarang direndahkan begitu oleh sekelompok politisi, apalagi sebagian saya tahu track record nya tidak pernah ikut bertanding dalam kompetisi politik apapun. Opini yang dibangun entah untuk siapa.
3. Walau Sudikerta menyatakan tetap ingin maju sebagai Cagub, tampaknya ada kekuasaan besar sedang memaksakannya untuk jadi wakil dan ujungnya untuk kalah. Sepertinya ini yang namanya permainan kuncian politik diawal untuk ditaklukkan kemudian. Biaya murah dalam kalkulasi politik. Mampukah Sudikerta melawan atau lepas dari jeratan kekuatan besar dan segala arah tersebut..? Kita lihat saja nanti.
4. Sudikerta punya partai yang cukup mengusung sendiri. Partai Golkar punya 11 kursi di DPRD Bali. Dan kalau ditambah dengan Hanura dan PKPI sebenarnya lebih dari cukup. Apalagi Perindo dan PSI walau belum bisa mengusung, cenderung juga mendukung.
5. Pengalaman menang tiga kali, syarat partai politik cukup, keberuntungan sering membantu, posisi incumbent, sudah kerja beberapa tahun, dan faktor lainnya membuat tidak ada alasan Sudikerta untuk menerima permainan pihak lain, yang kalau menyitir pendapat sesepuh Golkar, Cok Pemecutan yang mengatakan: "Hanya Calo yang inginkan Sudikerta jadi wakil" Saya pikir ada benarnya juga kalau direnungkan.
"Kalau hari ini Hanura dengan kursi sendiri bisa mengusung maka saya menyatakan akan berani maju. Bertanding dengan keyakinan lebih baik daripada keraguan. Kalah menang soal biasa. Sebab menjadi pemimpin di Bali tidak cukup dengan mau dan mampu tetapi juga restu niskala."
"Sebagai teman, maka Saya sarankan Sudikerta untuk tegak maju bertanding untuk mencapai Bali Dwipa Jaya dan jangan ikuti skenario yang Kelompoknya Rawan Bubar karena pada ujungnya nanti Ketemu Rawan Bencana," pungkasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026