Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tabanan Segera Miliki Open Stage Garuda Wisnu

Selasa, 19 Desember 2017, 16:06 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Di akhir Desember 2017, Tabanan akan memiliki panggung terbuka Garuda Wisnu. OS GW (Open Stage Garuda Wisnu) yang dibangun di sebelah timur Taman Kota Tabanan dengan pengerjaannya sudah rampung 90 persen. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Jero Mangku Ketut Sudiarta (59)  seniman yang mengerjakan OS GW asal Banjar Katimemes, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Selasa (19/12/2017).
 
“Pengerjaannya sudah rampung 90 persen, pekan depan sudah harus selesai karena pada tanggal 23  Desember ini digunakan pagelaran,” jelasnya. 
 
Sejatinya target awal pengerjaan selesai tanggal 10 Desember 2017, namun hal itu meleset karena banyak faktor seperti cuaca, kendala bahan sehingga mundur lagi beberapa minggu.
 
"Kami pastikan sepekan ke depan sudah rampung," tandasnya.  
 
Dijelaskannya, konsep awal pembuatan OS GW ini adalah dari Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya. Sebagai seniman ia kemudian menterjemahkan dengan mengajak beberapa karyawan.
 
Diakui Jero Mangku Sudiarta diberikan kepercayaan dalam membuat patung ini adalah suatu kebanggaan. Sehingga patung mulai dikerjakan pada tanggal 22 Juni 2017 di kampungnya Banjar Katimemes, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan dengan melibatkan beberapa karyawan yang sudah mumpuni. 
"Ada banyak bahan dalam membuat patung yakni fiber glass, pasir dan semen," jelasnya.
 
Ia mengaku dalam proses pemasangan tidak ada kendala. Karena sudah direncanakan jauh hari sebelumnya. Hampir setiap item patung yang terbuat dari fiber glass saat dipasang tidak ada kesulitan.
 
Dikatakan, pemasangan kepala Garuda, dan tubuh Dewa Wisnu dilakukan pada Senin (18/12) dari pagi hari sampai sore hari. Pemasangan menggunakan mobil crane jangkuan tingginya mencapai 40 meter. 
 
"Kalau ekor garuda sudah lebih dulu kami pasang, yang kemarin itu kepala dan sayap garuda, serta kepala dan tubuh Dewa Wisnu. Bahkan saat pemasangan banyak warga yang nonton," imbuh Jero Mangku Sudiarta. 
 
Plt Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP), I Made Yudiana didampingi Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas PUPRPKP, Kadek Faridatini menjelaskan, ide awal pembuatan open stage itu tercetus dari Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya pada tahun 2012. Dimana Wabub Sanjaya menginginkan supaya ada panggung pagelaran budaya yang memberi kesan perdamaian dan kesan kemakmuran. 
 
"Setelah lahir konsep langsung menunjuk seniman Mangku Sudiarta dipercaya pembuatan patung Garuda Wisnu. Kemudian tahun 2013 mulai proses pengerjaan," terang Yudiana.
 
Diakui pada tahun 2013 itu open stage dianggarkan dana sebesar Rp 1,5 Milyar, pembangunan dari nol sampai berisi atap. Kemudian dilanjutkan tahun 2015 dengan pemasangan paving keliling dan pemasangan berbagai item serta review bangunan hingga berbentuk kubah dianggarakan dana sebesar Rp 250 juta. 
 
Dilanjutkan tahun 2016 dengan anggaran Rp 950 juta pembangunan bagian dalam dan depan open stage. Dan tahun 2017 kembali dianggarkan sebesar Rp 3,5 Milyar guna proses finising bangunan, pembangunan bagian atap open stage.
 
“Untuk tahun 2018, kembali dianggarkan sebesar Rp 1,5 miliar untuk penataan finising areal luar open stage,” jelasnya. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami