Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wayan Mertadana Gantung Diri di Jalan Setapak Beji Blong

Sabtu, 23 Desember 2017, 19:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

I Wayan Mertadana ( 29 ) warga Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, ditemukan meninggal dunia gantung diri di jalan setapak menuju Beji Blong di Banjar  Sakenan Baleran,  Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan, Sabtu ( 23/12/2017).
 
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali plastik warna biru di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh I Ketut Berata Wijaya (49 ) dan Ketut Nugraha ( 57). Saat itu sekitar pukul 08.00 Wita keduanya jalan kaki menuju Beji Blong.  
 
Saat sampai di pertigaan jalan setapak menuju Beji Blong,  saksi I (I Ketut Berata Wijaya) melihat ada orang dalam posisi tersandar di pinggiran tanah jalan setapak. Berata Wijaya kemudian menginformasikan kepada temanya Ketut Nugraha.  Selanjutnya saksi Ketut Nugraha mendekat dan melihat korban dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru dengan lidah menjulur keluar.
Karena takut, Saksi kemudian memberitahukan kepada keluarga korban.  Selanjutnya kakak korban Komang Ardana,  bersama saudara-saudaranya menuju ke TKP. Karena korban sudah kaku maka Komang Ardana melepas / membuka tali yang menjerat leher korban (simpul hidup), selanjutnya mayat korban dibawa ke rumah duka. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kota Tabanan.
 
Menurut keterangan Kakak Korban Komang Ardana, saat melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota Tabanan, korban  sempat meninggalkan rumah pada hari Jumat,  22 Desember 2017 pukul 15.00 Wita. 
 
Karena sampai pukul 18.00 wita korban belum pulang,  maka  korban dicari oleh Komang Ardana ke tempat usaha pemotongan ayam kakaknya di Banjar Tegal Belodan. Saat itu salah satu buruh menerangkan bawah korban sempat datang dan mengambil  membawa tali plastik warna biru dari tempat pemotongan ayam.
 
Selanjutnya korban dicari di sekitar rumah, namun tidak menemukan korban. Kemudian salah satu warga yang datang dari mancing di Beji Blong memberitahukan kalau menemui korban sedang membawa tali plastik warna biru.
 
Mendengar hal tersebut, Komang Ardana bersama saudaranya berusaha mencari korban di sekitaran beji blong sampai pukul  02.00 Wita dinihari. Namun tidak ketemu, Komang Ardana bersama saudaranya kemudian pulang ke rumah. Dan sekira jam 08.00 wita Sabtu tadi pagi  datang Ketut Nugraha memberitahukan   bahwa melihat korban dalam posisi tergantung dengan tali plastik di jalan setapak menuju beji Blong.
 
Kapolsek Kota Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan adanya korban gantung diri. “Pihak korban tidak mengetahui apa motif korban gantung diri, karena korban orangnya tertutup,” jelas Surya Atmaja. 
 
Kematian korban murni karena gantung diri karena berdasarkan keterangan dokter jaga, I Made Suardana, pada leher korban terdapat bekas jeratan tali dan pada lengan kanan terdapat luka memar dan serta tidak ada tanda - kekerasan di tubuh korban.
 
“Keluarga Korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkas Kompol Surya Atmaja. 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami