Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Wayan Mertadana Gantung Diri di Jalan Setapak Beji Blong
Sabtu, 23 Desember 2017,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
I Wayan Mertadana ( 29 ) warga Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, ditemukan meninggal dunia gantung diri di jalan setapak menuju Beji Blong di Banjar Sakenan Baleran, Desa Delod Peken Kecamatan Tabanan, Sabtu ( 23/12/2017).
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan korban ditemukan dalam posisi tergantung dengan tali plastik warna biru di Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh I Ketut Berata Wijaya (49 ) dan Ketut Nugraha ( 57). Saat itu sekitar pukul 08.00 Wita keduanya jalan kaki menuju Beji Blong.
Saat sampai di pertigaan jalan setapak menuju Beji Blong, saksi I (I Ketut Berata Wijaya) melihat ada orang dalam posisi tersandar di pinggiran tanah jalan setapak. Berata Wijaya kemudian menginformasikan kepada temanya Ketut Nugraha. Selanjutnya saksi Ketut Nugraha mendekat dan melihat korban dalam posisi tergantung dengan menggunakan tali plastik warna biru dengan lidah menjulur keluar.
Karena takut, Saksi kemudian memberitahukan kepada keluarga korban. Selanjutnya kakak korban Komang Ardana, bersama saudara-saudaranya menuju ke TKP. Karena korban sudah kaku maka Komang Ardana melepas / membuka tali yang menjerat leher korban (simpul hidup), selanjutnya mayat korban dibawa ke rumah duka. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kota Tabanan.
Menurut keterangan Kakak Korban Komang Ardana, saat melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota Tabanan, korban sempat meninggalkan rumah pada hari Jumat, 22 Desember 2017 pukul 15.00 Wita.
Karena sampai pukul 18.00 wita korban belum pulang, maka korban dicari oleh Komang Ardana ke tempat usaha pemotongan ayam kakaknya di Banjar Tegal Belodan. Saat itu salah satu buruh menerangkan bawah korban sempat datang dan mengambil membawa tali plastik warna biru dari tempat pemotongan ayam.
Selanjutnya korban dicari di sekitar rumah, namun tidak menemukan korban. Kemudian salah satu warga yang datang dari mancing di Beji Blong memberitahukan kalau menemui korban sedang membawa tali plastik warna biru.
Mendengar hal tersebut, Komang Ardana bersama saudaranya berusaha mencari korban di sekitaran beji blong sampai pukul 02.00 Wita dinihari. Namun tidak ketemu, Komang Ardana bersama saudaranya kemudian pulang ke rumah. Dan sekira jam 08.00 wita Sabtu tadi pagi datang Ketut Nugraha memberitahukan bahwa melihat korban dalam posisi tergantung dengan tali plastik di jalan setapak menuju beji Blong.
Kapolsek Kota Kompol I Gede Made Surya Atmaja membenarkan adanya korban gantung diri. “Pihak korban tidak mengetahui apa motif korban gantung diri, karena korban orangnya tertutup,” jelas Surya Atmaja.
Kematian korban murni karena gantung diri karena berdasarkan keterangan dokter jaga, I Made Suardana, pada leher korban terdapat bekas jeratan tali dan pada lengan kanan terdapat luka memar dan serta tidak ada tanda - kekerasan di tubuh korban.
“Keluarga Korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi,” pungkas Kompol Surya Atmaja.
Berita Premium
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026