Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Proyek Kendaraan Listrik, 4 Pabrikan Gabung Toyota
Rabu, 3 Januari 2018,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Empat perusahaan otomotif Jepang, Suzuki, Subaru, Hino, dan Daihatsu, telah memutuskan untuk bergabung dalam proyek pengembangan teknologi dasar kendaraan listrik yang dipimpin oleh Toyota.Para insinyur dari empat pabrikan itu akan bergabung dalam proyek pengembangan kendaraan listrik tersebut mulai Januari ini.
Mengutip Nikkei, tujuan dari kerja sama itu adalah agar para perusahaan yang terlibat dapat berbagi teknologi seputar kendaraan listrik demi mempercepat pengembangan dan penerapannya di berbagai model kendaraan.
Empat perusahaan itu memiliki kelebihan yang berbeda-beda. Suzuki dan Daihatsu unggul dalam membangun mobil kompak. Subaru memahami teknologi sedan dan kendaraan kelas menengah, sedangkan Hino sebagai produsen truk akan memfasilitasi pengembangan teknologi dasar di berbagai macam kendaraan listrik.
Usaha bersama ini juga ditujukan untuk menghadapi persaingan kendaraan listrik yang ketat melawan pabrikan AS, Eropa dan China, yang berupaya memasarkan mobil-mobil berpenggerak listrik.
Dalam waktu dekat ini, sebanyak lima insinyur dari masing-masing perusahaan rencananya akan berkumpul di Nagoya, Jepang, dalam progam pengembangan tersebut.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026