Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Penyu Hijau 30 Tahun Nyangkut di Jaring Nelayan
Jumat, 5 Januari 2018,
07:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seekor penyu hijau tersangkut jaring nelayan Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana Kamis (4/01/2018) siang di perairan selat Bali. Penyu mengalami luka di sekujur tubuhnya akibat tersangkut jaring pakis milik seorang Nelayan, kemudian dibawa ke kelompok pelestari penyu di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana.
Menurut I Wayan Anom Astika Koordinator Kelompok Pelestari Penyu Desa Perancak, penyu hijau malang tersebut pertama kali diketahui oleh I Gede Sudita seorang warga Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana. Waktu itu pukul 13.00 WITA, Sudita melihat seorang nelayan membawa seekor penyu yang tersangkut dijaring pakis.
Kemudian Sudita mendekati penyu tersebut dan ditemukan beberapa luka dibeberapa bagian tubuhnya. Sudita lalu menghubungi Kelompok Pelestari Penyu Kurma Asih di Desa Perancak.
Setelah didekati, Penyu yang tempurungnya telah dibalikkan agar tak bisa bergerak ini didapati mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya. Khawatir Penyu ini mati, Sudita kemudian menghubungi Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Sekarang ini banyak Nelayan di Air Kuning yang pakai jaring Pakis, padahal itu kan sudah dilarang. Ini seperti ada unsur kesengajaan nangkap Penyu, apalagi saya dengar ada yang pesta makan daging Penyu saat malam tahun baru kemarin," keluh Sudita.
Sementara Koordinator KPP Kurma Asih, I Wayan Anom Astika Jaya mengatakan Penyu yang dievakuasi ke tempatnya ini berjenis kelamin betina. Setelah diobservasi, panjang Kerapas Penyu ini mencapai 73 x 80 Cm dengan bobot yang diperkirakan mencapai 100 kg. Dilihat dari kondisi fisiknya, Penyu Hijau malang ini usianya diperkirakan mencapai 30 tahun lebih.
"Akibat tersangkut di jaring Pakis Nelayan, kata Anom, Penyu ini mengalami luka pada bagian Kerapas dengan kondisi mengelupas serta luka jerat pada bagian sirip depannya," imbuh Anom Astika Jaya. I Wayan Anom Astika Jaya juga menambahkan, ini merupakan penemuan penyu pertama di tahun 2018, sebelumnya di tahun 2017 terdapat dua ekor penyu hijau yang berhasil diamankan polisi di Desa Pebuahan yang diduga akan diperjualbelikan.
Berita Premium
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1972 Kali
03
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1750 Kali
04
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1734 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1529 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026