Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pekerja Bangunan Meninggal Saat Perbaiki Piasan Merajan di Tegallalang

Kamis, 10 September 2026, 14:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Pekerja Bangunan Meninggal Saat Perbaiki Piasan Merajan di Tegallalang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Peristiwa duka mengejutkan warga Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Rabu (9/9/2026). Seorang pekerja bangunan ditemukan meninggal dunia saat tengah melakukan perbaikan bangunan Piasan di area Merajan milik warga setempat.

Korban diketahui bernama I Made Tunas (62), warga Banjar Benawah Kangin, Desa Petak, Kecamatan Gianyar.

Kejadian tersebut langsung ditangani aparat dan tim medis. Danramil 1616-06/Tegallalang Kapten Inf Cok Agung Semadi, personel Polsek Tegallalang, Babinsa Sertu I Gusti Putu Arbajaya, Bhabinkamtibmas, serta tim medis UPT Puskesmas Tegallalang 1 mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan area, pendampingan, serta mendukung proses penanganan jenazah.

Berdasarkan keterangan pemilik tempat suci, Dewa Putu Ngurah Sastrawan (66), korban mulai bekerja sekitar pukul 09.00 WITA. Sebelum memulai pekerjaan memindahkan bahan bangunan berupa paras, korban sempat menikmati kopi bersama pemilik rumah.

Namun sekitar pukul 12.15 WITA, saat pemilik bermaksud memanggil korban untuk beristirahat, Made Tunas ditemukan dalam posisi tersungkur di pojok bangunan Piasan.

Korban tidak memberikan respons saat dipanggil. Pemilik kemudian memeriksa kondisi korban dan mendapati Made Tunas sudah tidak bernapas. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak berwajib.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka terbuka pada tubuh korban. Petugas juga menemukan obat Diapet di dalam tas pinggang milik korban.

Pemeriksaan medis yang dipimpin dr. Purnianti dari UPT Puskesmas Tegallalang 1 mengonfirmasi denyut nadi karotis korban sudah tidak teraba, ujung jari dingin, dan pupil mata membesar.

Tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban. Sementara luka kecil di bawah mata kanan diduga akibat benturan ketika korban terjatuh.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah murni dan menandatangani surat pernyataan resmi.

Setelah proses pemeriksaan di TKP selesai, sekitar pukul 14.35 WITA jenazah korban diangkut menggunakan mobil jenazah PMI Gianyar menuju RS Ary Canti Mas Ubud.

"Jenazah dititipkan sementara di rumah sakit tersebut sembari menunggu hari baik untuk prosesi pemakaman atau pengabenan," ujar Kapten Cok Semadi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami