Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
PDIP Bali Sudah "Tidak Warna Ibu", Cok Rat Tegaskan Dukung Rai Mantra
Minggu, 7 Januari 2018,
07:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tokoh senior PDIP Bali, A.A Ngurah Oka Ratmadi atau Cok Rat, akhirnya menegaskan posisi dukungan politiknya di ajang Pilgub Bali, Juni 2018 mendatang. Di Puri Satria, Sabtu (6/1/2018), Cok Rat menegaskan dirinya mendukung penuh Calon Gubernur Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra dalam Pilgub Bali mendatang.
Dalam rilis yang dibagikan kepada wartawan, Cok Rat menyatakan tegas mendukung Rai Mantra, dan bukan memilih partai pendukung Rai Mantra yaitu, Golkar, Demokrat, NasDem, dan Gerindra. Menurutnya, Rai Mantra adalah sosok yang independen.
Dalam rilis itu juga disampaikan bahwa dirinya ikut membangun PDI dan PDIP di Bali bersama sang ayah, Cok Bagus Sayoga.Cok Rat menekankan ia begitu loyal terhadap Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Namun saat ini Cok rat melihat "warna" PDIP di Bali saat ini bukanlah "warna" Ketua Umum PDIP Megawati.
Pilihan politik ini dipilih Cok Rat, dengan alasan untuk mengembalikan "warna" PDI Perjuangan di Bali seperti "warna" Megawati. Namun Cok Rat tidak merinci lebih jauh arti kata "warna" yang dimaksudnya.
Pilihan posisi politik Cok Rat dalam Pilgub Bali 2018 ini sesungguhnya tidaklah terlalu mengejutkan. Dalam catatan redaksi Beritabali.com, bentuk "perlawanan" Cok Rat terhadap PDIP Bali dibawah kepemimpinan Wayan Koster, sudah terjadi sejak pertengahan tahun lalu.
Pada bulan Juli tahun 2017, Penglingsir Puri Satria ini juga dengan tegas dan lugas meminta kepada jajaran pimpinan PDIP agar tidak salah dalam menentukan calon gubernur yang akan diusung dalam Pemilihan Gubernur Bali 2018.Hal ini disampaikan Cok Rat saat menerima kedatangan Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra ke Puri Satria Denpasar, waktu itu pada Sabtu (8/7/2017).
Menurut Cok Rat sapaan akrab A.A Ngurah Oka Ratmadi waktu itu, dirinya selaku Dewan Pertimbangan Partai (DPP) melihat pencalonan Calon Gubernur Bali waktu itu kurang demokratis. Ia menilai ada unsur-unsur kesengajaan untuk menjegal serta tidak memberikan ruang yang terbuka dalam menjaring putra putra terbaik dalam menentukan calon pemimpin di Bali.
“Apa yang dicanangkan oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bukanlah semata-mata kepunyaan orang PDIP, namun itu semua adalah milik rakyat. Tolong kepada pimpinan partai yang diberikan mandat saat ini, jangan sekadar takut akan tidak dicalonkan dari sekarang.
Takut ini, takut itu, dan itu sangat berbahaya sekali, kalau partai salah dalam menentukan calon pasti akan ditinggal oleh rakyat, dan rakyat saat ini sudah cerdas dalam menentukan sikap,” kata Cok Rat, waktu itu.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026