Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Belasan Pembalap Liar Terjaring, Diberi Hukuman Push-up
Selasa, 9 Januari 2018,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam dua hari belakangan, yakni Minggu (7/1) dan Senin (8/1) dinihari, puluhan pembalap liar yang terlibat aksi trek-trekan di Jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra, tepatnya di Desa Kusamba, Klungkung, dan di Jalan Teuku Umar, Denpasar dibuat kocar-kacir oleh Team Sabata (Satuan Bhayangkara Anti Bandit Street Crime Anarkis) Polda Bali. Sedikitnya 15 pembalap liar mayoritas remaja ini terjaring berikut sepeda motor yang sebagian sudah dimodifikasi.
Tercatat, ada 11 pembalap liar yang terjaring di Jalan Ratna Klungkung. Yakni, Joki berinisial KP alias Dedek (20) dan sepuluh temannya, yakni berinisial AG (15), ZN (15), DA (16), NK (19), KP (16), AL (16), RI (19), SU (21), AE (18) dan WU (18). Sedangkan di Jalan Teuku Umar Denpasar petugas menangkap 4 pembalap liar yakni, berinisial ASL (18), IR (18), HH (18) ketiganya asal Lombok dan satu wanita berinisial LY (18).
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, pengejaran gerombolan trek-trekkan ini dilaksanakan Team Sabata Polda Bali di wilayah Klungkung, pada Minggu sekitar pukul 03.30 dinihari. Para pembalap liar ini ditangkap saat sedang adu kecepatan di Jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra, tepatnya di Desa Kusamba, Klungkung.
“Kami menangkap 11 pembalap liar saat bersembunyi di Jalan Ratna Klungkung,” tegasnya, Senin (8/1). Petugas memeriksa satu persatu barang bawaan, termasuk mencatat identitas para remaja itu. Namun, dari hasil pemeriksaan, polisi tidak mendapatkan barang-barang berbahaya seperti miras, senjata tajam dan narkoba.
Penangkapan terhadap remaja balap liar juga dilakukan di Jalan Teuku Umar Denpasar, Senin (8/1) sekitar pukul 02.30 dinihari. Empat pembalap liar ditangkap dan diperiksa. “Kami juga mengamankan satu unit sepeda motor yang sudah dipreteli dan tanpa plat,” terangnya.
Di lokasi penangkapan, para pembalap liar ini dibina dan diberikan hukuman berupa push-up. Tak hanya itu, polisi memanggil orang tua mereka datang ke TKP atau lokasi agar mengetahui kelakuan anak-anaknya. “Hukuman ini diberikan agar kedepannya mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ungkap Kombes Hengky.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 441 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 365 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 292 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026