Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 April 2026
Ngerampok Nasabah Bank Rp.500 Juta di Renon, Ditangkap di Bandung
Kamis, 18 Januari 2018,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku kasus perampokan nasabah Bank di depan laundry Mastro di Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Renon, Denpasar Selatan, 23 Nopember 2017 lalu, ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar. Satu dari 4 pelaku, yakni bernama Alam Rangga (24) berhasil diringkus di rumah pamannya di daerah Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1) sekitar pukul 03.00 dinihari.
Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, tersangka Alam Rangga menjadi target operasi terkait kasus perampokan nasabah di depan laundry Mastro Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Renon, Denpasar Selatan, 23 Nopember 2017 lalu, dengan korbannya William Koeswanto. Pelakunya berjumlah empat orang berhasil menggasak uang korban di dalam mobil sebesar Rp 500 juta.
“Korban awalnya akan mengambil pakaian di laundry dan meninggalkan uangnya di dalam mobil sebesar Rp 500 juta. Pelaku masuk ke dalam karena pintu tidak terkunci dan kemudian membawa kabur uang tersebut,” ujarnya.
Menerima laporan korban, Tim Resmob dipimpin Panit 1 Resmob Polresta Denpasar Denpasar Iptu Ngurah Eka Wisada menyelidiki dan mengejar pelaku yang terlacak di Bandung, Jawa Barat. Tersangka Alam Rangga akhirnya diringkus di rumah pamanya di daerah Cimenyan Bandung Jawa Barat, Selasa (16/1) sekitar pukul 03.00 dinihari. “Dia kabur di rumah pamannya di Cimenyan Bandung Jawa Barat," tegasnya.
Dalam penangkapan tersebut petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa 1 buah kartu ATM BCA, 1 buah tas dan 1 HP Samsung yang dibeli dari hasil curian, kaos oblong yang digunakan saat beraksi. Setelah diinterograsi, pria bertubuh kecil itu mengakui perbuatanya merampok nasabah bank bersama 3 temannya, Re, Rid dan Da.
“Tiga pelaku lain masih kami buron. Mereka ini jaringan perampok nasabah lintas provinsi. Bila berhasil di suatu tempat mereka akan pindah beraksi di tempat lain,” beber Kompol Aris yang sebentar lagi bergeser menjabat Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini.
Menurut tersangka, hasil kejahatan berupa mata uang asing Euro setelah ditukar ke money changer bernilai Rp 129 juta, untuk Dollar setelah ditukar sebesar Rp 341 juta. “Uang hasil kejahatan digunakan untuk foya-foya dan pesta narkoba,” terangnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026