Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ngerampok Nasabah Bank Rp.500 Juta di Renon, Ditangkap di Bandung
Kamis, 18 Januari 2018,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku kasus perampokan nasabah Bank di depan laundry Mastro di Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Renon, Denpasar Selatan, 23 Nopember 2017 lalu, ditangkap Tim Resmob Polresta Denpasar. Satu dari 4 pelaku, yakni bernama Alam Rangga (24) berhasil diringkus di rumah pamannya di daerah Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/1) sekitar pukul 03.00 dinihari.
Menurut Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto, tersangka Alam Rangga menjadi target operasi terkait kasus perampokan nasabah di depan laundry Mastro Jalan Tukad Batanghari, Panjer, Renon, Denpasar Selatan, 23 Nopember 2017 lalu, dengan korbannya William Koeswanto. Pelakunya berjumlah empat orang berhasil menggasak uang korban di dalam mobil sebesar Rp 500 juta.
“Korban awalnya akan mengambil pakaian di laundry dan meninggalkan uangnya di dalam mobil sebesar Rp 500 juta. Pelaku masuk ke dalam karena pintu tidak terkunci dan kemudian membawa kabur uang tersebut,” ujarnya.
Menerima laporan korban, Tim Resmob dipimpin Panit 1 Resmob Polresta Denpasar Denpasar Iptu Ngurah Eka Wisada menyelidiki dan mengejar pelaku yang terlacak di Bandung, Jawa Barat. Tersangka Alam Rangga akhirnya diringkus di rumah pamanya di daerah Cimenyan Bandung Jawa Barat, Selasa (16/1) sekitar pukul 03.00 dinihari. “Dia kabur di rumah pamannya di Cimenyan Bandung Jawa Barat," tegasnya.
Dalam penangkapan tersebut petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa 1 buah kartu ATM BCA, 1 buah tas dan 1 HP Samsung yang dibeli dari hasil curian, kaos oblong yang digunakan saat beraksi. Setelah diinterograsi, pria bertubuh kecil itu mengakui perbuatanya merampok nasabah bank bersama 3 temannya, Re, Rid dan Da.
“Tiga pelaku lain masih kami buron. Mereka ini jaringan perampok nasabah lintas provinsi. Bila berhasil di suatu tempat mereka akan pindah beraksi di tempat lain,” beber Kompol Aris yang sebentar lagi bergeser menjabat Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar ini.
Menurut tersangka, hasil kejahatan berupa mata uang asing Euro setelah ditukar ke money changer bernilai Rp 129 juta, untuk Dollar setelah ditukar sebesar Rp 341 juta. “Uang hasil kejahatan digunakan untuk foya-foya dan pesta narkoba,” terangnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5962 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4662 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026