Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Hilang 2 Minggu, Wayan Kandi Ditemukan Membusuk di Sungai
Jumat, 26 Januari 2018,
04:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sesosok mayat dalam kondisi membusuk gegerkan warga Banjar Bading Kayu Desa Pengragoan, Kecamatan Pekutatan, Jembrana Kamis (25/01/2018) pagi. Mayat tersebut ditemukan oleh warga yang hendak berkebun diantaranya I Nengah Sudira (39), I Nengah Sumin (55) dan I Nengah Miasa (60), mereka semua warga Banjar Bading Kayu Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan Jembrana.
Menurut keterangan salah satu saksi, mayat yang diketahui bernama I Wayan Kandi (70) Warga Banjar Bading Kayu tersebut sudah dalam kondisi membusuk serta kepalanya nyaris terlepas, tersangkut di sungai setempat sekitar pukul 07.00 wita. Atas temuan tersebut, ketiga orang saksi langsung bergegas melapor ke aparat Desa, selanjutnya dilaporkan ke aparat kepolisian.
"Sebelumnya saya tidak melihat ada mayat, tapi karena ada bau busuk yang sangat menyengat maka saya bersama dua teman mencari sumber bau tersebut, ternyata bau busuk itu bersumber dari jasad laki laki," terang salah satu saksi.
Setelah menerima laporan dari warga, kemudian Polisi bersama tim medis langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP serta memeriksa kondisi korban. Setelah memeriksa ciri ciri korban, maka diketahui jasad tersebut merupakan I Wayan Kandi (70) yang sebelumnya dinyatakan menghilang sekitar dua minggu lalu.
Pengungkapan identitas jasad Kandi dikuatkan dengan pakaian yang digunakan serta ciri ciri lainnya. Selain itu lokasi penemuan jasad dengan lokasi rumah korban tidak begitu jauh apalagi keluarga korban sangat mengenali kondisi korban.
Usai olah TKP dan pemeriksaan di lokasi, jasad korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR,BPBD Jembrana dan polisi. Lokasi evakuasi korban cukup sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai ke rumah korban.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pos SAR Jembrana I Komang Sudiarsa. Menurutnya lokasi penemuan jasad korban cukup terjal dan curam menuju sungai, namun berkat kesigapan dan kerjasama antara SAR, BPBD Jembrana dan Kepolisian maka evakusi jasad I Ketut Kandi berjalan lancar.
"Untuk medan temuan jasad korban memang berada di lereng yang cukup curam ditambah licin sehingga sedikit memperlambat evakusi, namun berkat kerjasama tim gabungan yang baik maka proses evakuasi berjalan lancar sampai ke rumah korban," terang Sudiarsa.
Atas meninggalnya I Ketut Kandi dalam kondisi memprihatinkan, pihak keluarga sudah menerimanya dengan ikhlas.
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026