Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Siswa SMP di Denpasar Jadi Sasaran Pendidikan Kesehatan Reproduksi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menjadikan siswa SMP sebagai sasaran pendidikan kesehatan reproduksi. Alasannya karena siswa SMP secara umum merupakan masa perkembangan anak memasuki masa puber.
Harapannya siswa memiliki informasi yang akurat menyangkut tubuh, aspek reproduksi dan seksual serta mampu melindungi diri. Sekda Kota Denpasar, A.AN Rai Iswara menegaskan bahwa bukan saatnya lagi memandang pendidikan reproduksi dan seksual sebagai hal yang tabu.
Dan memberi informasi kepada remaja dengan sebaik-baiknya mengenai kesehatan reproduksi dan seksual, agar tidak terjadi penyimpangan seksualitas pada remaja”, ujar Rai Iswara dalam kegiatan evaluasi penguatan Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksual (PKRS), Jumat (26/1) di Ruang Pertemuan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali.
Menurut Rai Iswara, Kegiatan evaluasi PKRS bagi remaja ini sangatlah penting sekali dilaksanakan, serta menjadi isu yang perlu ditangani. Hal ini bukan hanya tanggung jawab orang tua di lingkungan keluarga, melainkan juga tanggung jawab sekolah dan Pemerintah.
Direktur Eksekutif PKBI Bali, I Ketut Sukanata mengatakan pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif memberikan kesempatan bagi remaja untuk mengeplorasi nilai-nilai dan sikap diri.
Pendidikan Kesehatan reproduksi juga bertujuan melatih kemampuan pengambilan keputusan, komunikasi, dan keterampilan penekanan risiko di semua aspek seksualitas.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli