Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Benih Lobster Diburu Karena Untungnya Menggiurkan
Sabtu, 3 Februari 2018,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menurut Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Bandara Ngurah Rai, Rina, laut Indonesia memiliki potensi hasil lobster sangat luar biasa. Benih Lobster itu bisa diperoleh dari berbagai daerah, seperti Bali, Lombok, NTT Sumatera dan daerah lainnya. Namun yang membuat lobster menjadi komoditi peningkatan ekonomi adalah harganya yang bisa naik 10 kali lipat ketika diterbangkan ke Singapura.
"Bila dijual di Indonesia, mungkin harganya cuma 10 ribu. Tapi kalau di Singapura harganya 10 dolar Amerika (atau 13 ribu dikurskan ke rupiah)," ucap Rina, Jumat (2/2).
Rina mengaku, benih lobster itu dilindungi sesuai dengan Permen 56 tahun 2016. Dan benih lobster Indonesia memang sangat baik atau hargamya paling tinggi dibanding lobster dari daerah lain.
"Lobster kita memang paling tinggi harganya. Maka dari itu, Balai karantina ini menjaga dengan segala penyelundupan yang selalu menggunakan modus baru," imbuhnya.
Rina mengakui, bahwa benih lobster memang tidak dapat bertahan cukup lama. Pendek kata, lobster harus mendapat suntikan oksigen tidak lebih dari 24 jam. Kalau tidak benih akan mati.
"Maka dari itu benih lobster selundupan dari Lombok ini selalu transit ke Bali. Dari Bali akhirnya ke Singapura dan negara lainnya. Bali dipilih juga karena memadai dalam penerbangan Internasional ke berbagai Negara tujuan perdagangan," ungkapnya.
Rina menyebut, nelayan bahkan petani sayur Indonesia kini sudah mulai beralih bukan lagi menangkap lobster dalam ukuran yang ditentukan. Sejatinya, lobster itu legal dan bisa dipasarkan ketika bobotnya mencapai 200 gram.
Dan dari pada menjadi pemungut benih, sebaiknya, ia mengimbau, para nelayan menjadi nelayan dengam tangakap lobster sesuai aturan yang berlaku.
"Kalau sudah sesuai aturan (200) gram harganya Rp. 750 ribu, loh. Nah ini yang harusnya dilakukan dan edukasi yang akan kami lakukan pada Nelayan," tegasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026