Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 10 Mei 2026
Korsleting Listrik, Ruko di Tabanan Terbakar
Minggu, 25 Februari 2018,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com.Tabanan. Sebuah ruko di Banjar Kubu, Pupuan, Tabanan terbakar Sabtu (24/2) malam. Sumber api sementara masih diduga karena korsleting listrik dari charger HP yang masih terpasang.
[pilihan-redaksi]
Saksi pertama yang melihat kejadian I Gede Ariawan (55) menuturkan sekitar pukul 21.05 bersama temannya sedang duduk di tempat bilyard, seketika itu ia mendengar suara ledakan cukup keras dari toko milik Yan Setiawan alias Jin Hok yang disewa oleh korban I Wayan Selamet.
Saksi pertama yang melihat kejadian I Gede Ariawan (55) menuturkan sekitar pukul 21.05 bersama temannya sedang duduk di tempat bilyard, seketika itu ia mendengar suara ledakan cukup keras dari toko milik Yan Setiawan alias Jin Hok yang disewa oleh korban I Wayan Selamet.
Kemudian, ia bersama teman temannya mencari sumber ledakan tersebut dan dilihatlah api dari dalam toko korban yang menjual barang elektronik.
"Karena pintu depan ruko dirancang dari pintu harmonika dan pintu belakang dari pintu kayu terkunci. Selanjutnya saya dengan teman temannya mendobrak pintu belakang agar lebih mudah masuk dengan cara mencongkel dengan linggis. Sampai di dalam, rak kayu beserta barang yang dipajang sebelah barat sudah dilalap api yang membesar," tuturnya
Untungnya, saat kejadian korban sudah tidak berada di toko karena korban menutup tokonya sekitar jam 19.30 dan pergi ke rumah temannya di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Kejadian itu kemudian diinformasikan kepada korban oleh Ni Luh Gede Sulasih.
Akibat kejadian itu beberapa barang elektronik yang dijual di toko korban hangus terbakar. Diantaranya 2 TV 21 inc, 2 kompor gas, beberapa microphone, beberapa jam dinding, beberapa kipas angin, beberapa pemanas air, mesin cuci dan barang barang pribadi milik korban. Diperkirakan kerugian materiil dari peristiwa itu mencapai Rp80 juta.
Kapolsek Pupuan, AKP Ida Bagus Mahendra ketika dihubungi Minggu (25/2) membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Dikatakan dari hasil olah TKP malam itu juga, titik api dilihat ada pada rak paling barat yang posisinya di tengah toko. Pintu toko muka dan belakang terkunci.
[pilihan-redaksi2]
Lebih lanjut ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi korban bahwa saat meninggalkan toko pada terminal di belakang rak dekat kamar mandi masih ada cuk listrik yang dipakai memasak dan untuk mencarger HP. Saat kejadian charge HP masih nyantol diletakan di atas Kardus dekat rak yang terbakar.
Lebih lanjut ia menjelaskan berdasarkan keterangan saksi korban bahwa saat meninggalkan toko pada terminal di belakang rak dekat kamar mandi masih ada cuk listrik yang dipakai memasak dan untuk mencarger HP. Saat kejadian charge HP masih nyantol diletakan di atas Kardus dekat rak yang terbakar.
“Korban tidak pernah punya masalah dengan siapapun dan tidak mencurigai ada unsur kesengajaan,” ungkapnya.
Pun berdasarkan keterangan saksi lain menyebutkan titik api bersumber dari rak yang paling barat sehingga disimpulkan bahwa penyebab kebakaran tersebut karena arus pendek atau korsleting dari charger HP yang masih nyantol. (bbn/nod/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 922 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 769 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 583 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 547 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026