Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ngurah Susik Sadika Jalani Cuci Darah Dua Kali Seminggu

Kamis, 1 Maret 2018, 20:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Singaraja. Terbaring lemah lantaran mengidap sakit komplikasi dan gagal ginjal, Made Ngurah Sadika, pemeran Susik Bondres kini harus menjalani perawatan secara rutin di RSUD Buleleng. Hal itu diungkapnya saat disambangi sejumlah wartawan di Buleleng, Kamis (1/3) di kediamannya di Jalan Kresna Singaraja, Kelurahan Kendran, Kecamatan Buleleng.
 
[pilihan-redaksi]
Sang maestro seni bondres yang sering melontarkan kata "Nyan Galakine Jak Memek" di setiap pentas lawakannya mengaku pasrah dengan kondisi yang menimpanya sejak bulan oktober tahun lalu dan kini harus menjalani perawatan cuci darah di RSUD Buleleng.
 
"Sakit dari bulan Oktober. Pertama waktu cek gula sampai 240. Ya, karena terus sibuk, jadi tidak pernah kontrol sampai merembet ke batu ginjal, itu sampai dilaser batu ginjalnya. Akhirnya, November saya divonis gagal ginjal, sekarang cuci darah rutin di RSUD Buleleng. Bisa seminggu dua kali, tiap hari Selasa dan Jumat. Sudah dari November tidak pernah manggung lagi. Sekarang pinggang rasanya sakit, jalan saja harus dibantu," ujar Susik Bondres ditemani istrinya, Luh Rening (44).
 
Susik Bondres sedikit berbinar saat beberapa wartawan mendatangi kerumahnya, meski ia hanya terduduk lemah di sebuah kursi sofa dan Susik bercerita tentang sakit yang dialaminya sejak lama tersebut. Hanya saja mulai sangat dirasakan pada bulan oktober lalu usai tampil atas undangan Bupati Klungkung di Nusa Lembongan, bahkan dirinya kini harus menjalani cuci darah.
 
“Terakhir manggung di Nusa Lembongan, pada Oktober 2017 lalu. Di sana itu saya mulai merasa lemas dan tidak kuat lagi manggung. Saat itu sudah merasa tidak enak badan, kaki bengkak. Istirahat di rumah pak Bupati klunkung. Dari itulah, saya terus sakit sampai sekarang. Sudah sempat diopname," cerita Susik.
 
Akibat sakit yang dialaminya sejak enam bulan lalu, kondisi berat badanya turun drastis sehingga tubuhnya terlihat kurus. Namun demikian dukungan teman-teman Susik, khususnya Alumni Smansa 82 silih berganti memberikan dukungan.
 
[pilihan-redaksi2]
"Melihat kondisi Susik sekarang, kami menunjukan kepedulian sesama teman alumni. Bantuan banyak, ada bantuan doa dari temen, bahkan ada bantuan materi. Malah kami rencana tiap bulan, kami mau kasikan bantuan dana untuk berobat, itu dari temen-temen," ujar Komang Sunamajaya alias Mang Soplo.
 
Bukan hanya dari lingkup teman Susik, perhatian Pemkab Buleleng terhadap kondisi Susik juga ditunjukan. Rombongan Pemkab Buleleng dipimpin Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra bersama Ketua Tim Penggerak PKK Buleleng, Ny. Aries Suradnyana datang untuk menjenguk Susik di kediamannya.
 
Bahkan Wabup Sutjidra yang berlatar belakang dokter ini, aktif menanyakan kondisi Susik dan mengecek obat-obat yang selama ini dikonsumsi Susik selama sakit komplikasi dan gagal ginjal yang diderita. [bbn/tha/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami