Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 22 Oktober 2026
Pola Satu Jalur, Jawaban Koster Percepat Pembangunan di Klungkung
Kamis, 8 Maret 2018,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com.Klungkung. Calon Gubernur nomor urut 1, Wayan Koster memaparkan programnya untuk masyarakat Klungkung. Di hadapan ratusan warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan itu menjelaskan pola terintegrasi pola satu jalur sebagai terobosannya untuk mempercepat proses pembangunan di Bumi Serombotan itu.
[pilihan-redaksi]
Ia mengakui sulit melakukan pembangunan di Kabupaten Klungkung karena sebagus apapun kebijakan dan program yang dirancang, tetapi tidak ada anggaran untuk melaksanakannya, maka akan mangkrak.
Ia mengakui sulit melakukan pembangunan di Kabupaten Klungkung karena sebagus apapun kebijakan dan program yang dirancang, tetapi tidak ada anggaran untuk melaksanakannya, maka akan mangkrak.
Di mata Koster, tidak cukup proses pembangunan lintas sektoral dirampungkan jika hanya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Klungkung yang terbilang cukup kecil.
"Kalau cuma mengandalkan APBD Klungkung, PAD-nya kecil sekali, hanya Rp153 miliar. Membayar tenaga kontrak, honorer dan tunjangan-tunjangan sudah habis. Apalagi untuk keperluan membangun infrastruktur akan sulit, karena butuh anggaran besar," papar dia.
Koster menyebut akan sulit pembangunan di Kabupaten Klungkung akan dipercepat jika hanya mengandalkan PAD. "Jadi, kalau hanya pembangunan diandalkan dari PAD tak bisa berubah cepat ke depan pembangunannya, baik adat istiadat, pendidikan, kesehatan, pertanian, maupun budayanya," ujarnya.
Ia ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat Klungkung agar dapat beranjak menuju kesejahteraan.
"Klungkung ini satu kategori dengan Jembrana, Buleleng, Karangasem dan Bangli. Bangli dan Jembrana sudah naik peringkat, tinggal Klungkung dan Bangli," tambah Koster. Sekian lama kepemimpinan di Klungkung, Koster belum melihat ada figur yang memiliki gebrakan progresif membangun Klungkung di semua sektor. "Kendala utamanya, uangnya tidak ada. Anggarannya tidak cukup. Padahal banyak yang perlu dibenahi di Klungkung ini," tuturnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia melanjutkan, dalam sepuluh tahun ke depan Kabupaten Klungkung masih membutuhkan support dari pemerintah di atasnya yakni pemerintah pusat dan provinsi untuk melaksanakan pembangunan. Solusinya, ia melanjutkan, diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pusat, provinsi dan kabupaten.
Ia melanjutkan, dalam sepuluh tahun ke depan Kabupaten Klungkung masih membutuhkan support dari pemerintah di atasnya yakni pemerintah pusat dan provinsi untuk melaksanakan pembangunan. Solusinya, ia melanjutkan, diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pusat, provinsi dan kabupaten.
"Jawaban percepatan pembangunan di Klungkung diperlukan kepemimpinan satu jalur antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Dengan begitu, pembangunan di semua sektor bisa disinergikan soal prioritas maupun sumber pendanannya. Untuk mempercepat proses pembangunan diperlukan pola satu jalur, satu alur, satu pengelolaan pembangunan di Klungkung. Kalau BAGIA dan Koster-Ace jadi Bupati dan Gubernur, saya sudah komitmen akan memprioritaskan pembangunan Klungkung," demikian Koster. (bbn/rls/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4509 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2132 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2095 Kali
04
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1687 Kali
05
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1665 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026