Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Menderita Penyakit Misterius, Anintya Dewi Kehilangan Masa Kecilnya
Sabtu, 10 Maret 2018,
18:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem. Malang nasib diderita Ni Nyoman Sri Anantiya Dewi, putri ke tiga dari lima bersaudara pasangan I Ketut Putra Arianta bersama Ni Nyoman Sujiastini asal Dusun Sekar Kaler, Desa Bukit, Kecamatan, Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Di saat anak sebayanya sibuk mengenyam pendidikan disekolah, Anintya Dewi hanya bisa menyaksikan dan duduk termenung menghabiskan seluruh masa kecilnya di dalam rumah akibat penyakit misterius yang dideritanya ketika berusia 4 bulan.
Di saat anak sebayanya sibuk mengenyam pendidikan disekolah, Anintya Dewi hanya bisa menyaksikan dan duduk termenung menghabiskan seluruh masa kecilnya di dalam rumah akibat penyakit misterius yang dideritanya ketika berusia 4 bulan.
Menurut Ketut Putra, kejadiannya berawal dari 14 tahun silam ketika Anintya saat itu baru berusia empat bulan. Putrinya tersebut mendadak menangis tanpa henti karena merasa hawatir Putra kemudian memeriksakan Anintya ke Rumah Sakit Umum Karangasem. Saat itu oleh dokter dinyatakan Anintya mengalami sakit pada perut.
Setelah itu, kondisi Anintya bukannya membaik malah semakin memburuk hingga akhirnya Anintya dirujuk kw RSUP Sanglah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
"Saat itu, anak saya dirujuk ke Sanglah tidak jelas kata dokter sakit apa yang jelas mengalami sakit pada bagian perut," tutur Ketut Putra kepada media ini, Sabtu (10/03) saat ditemui dikediamannya bersama Kapolsek Karangasem Kompol Made Tulus didampingi Kanit Reskrim Aiptu Wayan Gede Wirya beserta beberapa anggota sambil menyerahkan bantuan sembako.
Mendapat rujukan ke RSUP Sanglah, Putra tetap tidak mengerti tentang penyakit apa sebenarnya yang diderita oleh Anintya. Kagetnya lagi dokter yang menangani saat itu mengatakan bahwa Anintya harus mendapatkan tindakan oprasi karena ada sesuatu dibagian lipatan perutnya.
Karena berharap yang terbaik bagi kesembuhan putrinya, anjuran oprasi dari dokter yang menangani pun diikuti. Akhirnya Anintya akhirnya di oprasi pada bagian perut dimana dalam operasi tersebut menurut pengakuan Ketut Putra pada usua putrinya mendapat tindakan pemotongan sepanjang 5 cm.
"Saat oprasi ada bagian usus yang dopotong sepanjang 5 cm," ungkap Putra.
[pilihan-redaksi2]
Pasca operasi, kondisi Putrinya itu mulai pulih dan stabil. Akan tetapi sesuatu yang mengubah seluruh hidup Anintya pun terjadi. Setelah pulih dan sakit pada perutnya hilang, Anintya tiba - tiba mengalami kelumpuhan, sejak saat itu hingga kini usia Anintya menginjak 14 tahun kedua kaki anintya mengalami kelumpuhan. Berbagai upaya pengobatan telah dijalani baik pengobatam secara medis maupun obat alternatif namun hingga saat ini belum menunjukkan perubahan.
Pasca operasi, kondisi Putrinya itu mulai pulih dan stabil. Akan tetapi sesuatu yang mengubah seluruh hidup Anintya pun terjadi. Setelah pulih dan sakit pada perutnya hilang, Anintya tiba - tiba mengalami kelumpuhan, sejak saat itu hingga kini usia Anintya menginjak 14 tahun kedua kaki anintya mengalami kelumpuhan. Berbagai upaya pengobatan telah dijalani baik pengobatam secara medis maupun obat alternatif namun hingga saat ini belum menunjukkan perubahan.
"Kita sudah coba kemana mana seperti teraphi, dibawa ke pengobatan tradisional juga sudah namun belum ada perubahan," kata Putra.
Ketut Putra yang juga sebagai mantan Kepala Dusun setempat mengaku tidak bisa berbuat banyak, segala upaya telah dijalani namun tak kunjung ada hasil terlebih saat ini penghasilan Putra sebagai buruh serabutam tidak menentu membuat kondisinya semakin sulit. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026