Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
44 Pura Se-Desa Pakraman Beraban Melasti ke Tanah Lot
Kamis, 15 Maret 2018,
06:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Upacara melasti jelang Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 1940 dilaksanakan oleh 44 Pura yang ada di Desa Pakraman Beraban, Rabu ( 14/3).
[pilihan-redaksi]
Prosesi melasti ke segara ( laut ) Tanah Lot yang belangsung dari pukul 15.00 Wita tersebut dijadikan momentum terbaik bagi wisatawa yang mengunjungi DTW Tanah Lot. Para wisatawan domestik dan mancanegera dengan penuh semangat dan tampak tidak henti-hentinya mengabadikan momen iringan warga yang berpakaian adat membawa pratima menuju Pantai Tanah Lot.
Prosesi melasti ke segara ( laut ) Tanah Lot yang belangsung dari pukul 15.00 Wita tersebut dijadikan momentum terbaik bagi wisatawa yang mengunjungi DTW Tanah Lot. Para wisatawan domestik dan mancanegera dengan penuh semangat dan tampak tidak henti-hentinya mengabadikan momen iringan warga yang berpakaian adat membawa pratima menuju Pantai Tanah Lot.
Prosesi melasti Desa Pakraman Beraban diawali dengan berkumpulknya seluruh sesuhunan Ida Bhatara di Pura Bale Agung Desa Pakraman. Kemudian iring iringan Ida Bhatara dan pratima dari 44 Pura yang ada di Desa Pakraman Beraban berjalan kaki menuju DTW Tanah Lot.
Prosesi Melasti Desa Pekraman Beraban Tanah Lot setidaknya melibatkan ratusan warga dari lima belas banjar adat atau dusun dalam satu Desa Pakraman Beraban, sehingga sangat semarak dan menarik perhatian wisatawan. Bahkan sore ini, Tanah Lot dipenuhi oleh umat Hindu yang melaksanakan ritual pemelastian dan sempat membuat kemacetan sepanjang jalur Tanah Lot.
Tiba di pantai Pura Tanah Lot, dilanjutkan perosesi pemelastian kemudian diakhiri dengan pembersihan secara buana agung dan buana alit. Seluruh lelotek, benda sakral lainya disucikan secara simbolik dengan air laut.
[pilihan-redaksi]
Ratusan warga yang mengiringi prosesi pemelastian Desa Pakraman Beraban membuat jalur dari sebelah utara Desa Pakraman Beraban ke arah selatan sampai Tanah Lot ditutup untuk sementara. Sehingga untuk para pengunjung yang berada di Tanah Lot belum bisa meninggalkan DTW Tanah Lot, begitu juga sebaliknya untuk pengunjung yang menuju ke DTW Tanah Lot belum bisa melintas sampai pemelastian tiba di pantai.
Ratusan warga yang mengiringi prosesi pemelastian Desa Pakraman Beraban membuat jalur dari sebelah utara Desa Pakraman Beraban ke arah selatan sampai Tanah Lot ditutup untuk sementara. Sehingga untuk para pengunjung yang berada di Tanah Lot belum bisa meninggalkan DTW Tanah Lot, begitu juga sebaliknya untuk pengunjung yang menuju ke DTW Tanah Lot belum bisa melintas sampai pemelastian tiba di pantai.
Manajer DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana mengatakan pihaknya sudah dari awal mengantisipasi pengunjung dan arus lalulintas terkait prosesi pemelastian. “Kami telah menginfokan sebelumnya lewat himbauan tentang prosesi ini. Jadi wisatawan yang ingin menyaksikan langsung pasti akan stay dan yang mungkin dikejar waktu tour pasti meninggalkan kawasan lebih dulu. Untuk pengaturan arus lalulintas juga sudah kami antisipasi sebelumnya dengan pihak kepolisian, pecalang desa pekraman, dan security agar prosesi pemelastian bisa berjalan dengan lancar,” terangnya. (bbn/nod/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3893 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1365 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 853 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026