Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sejumlah Komunitas di Karangasem Sepakat Mendukung Koster-Ace
Kamis, 15 Maret 2018,
23:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem. Arus dukungan kepada calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) terus mengalir dari warga di Kabupaten Karangasem, salah satunya datang dari berbagai komunitas di Gumi Lahar.
[pilihan-redaksi]
Tokoh masyarakat Desa Tegalinggah, Kecamatan Karangasem, Komang Sudanta menginisiasi pertemuan tersebut. Hadir di antaranya komunitas Indonesia Tionghoa Indonesia (INTI), Karangasem Scooter Club, ORARI, komunitas warga Muslim Karangasem dan sejumlah komunitas lainnya. Ia menjelaskan, komunitas-komunitas tersebut sepakat untuk satu jalur mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang.
Tokoh masyarakat Desa Tegalinggah, Kecamatan Karangasem, Komang Sudanta menginisiasi pertemuan tersebut. Hadir di antaranya komunitas Indonesia Tionghoa Indonesia (INTI), Karangasem Scooter Club, ORARI, komunitas warga Muslim Karangasem dan sejumlah komunitas lainnya. Ia menjelaskan, komunitas-komunitas tersebut sepakat untuk satu jalur mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni mendatang.
"Jadi hari ini, meski bukan kebulatan tekad, tetapi kami sudah berkomitmen untuk memberi dukungan secara riil kepada Koster-Ace," ujar Sudanta, Rabu 14 Maret 2018. Di Desa Tegallinggah sendiri terdapat lima banjar. Selama ini, ia terus bergerilya memenangkan Koster-Ace di Tegallinggah. "Responnya cukup bagus. Penetrasi kita sudah baik. Komunikasi dengan banjar-banjar juga terus berjalan. Artinya, kami optimistis merebut 60 persen suara di Karangasem," ujarnya.
Sementara itu, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang menerima dukungan itu mengucapkan terima kasih atas komitmen yang diberikan. Ia memaparkan proses awalnya sehingga mau mendampingi Wayan Koster pada Pilgub Bali 27 Juni. Begitu Koster memaparkan keinginannya untuk ngayah dengan tulus kepada Bali, pria dengan panggilan karib Cok Ace itu langsung menyetujuinya.
[pilihan-redaksi2]
Keyakinannya bertambah kuat kala Koster memaparkan visi, misi dan program yang sudah ia buat untuk memimpin Bali ke depan. "Konsepnya bernama Nangun Sat Kerthi Lokal Bali. Artinya, membangun keseimbangan alam Bali beserta isinya. Ini luar biasa," kata Cok Ace.
Keyakinannya bertambah kuat kala Koster memaparkan visi, misi dan program yang sudah ia buat untuk memimpin Bali ke depan. "Konsepnya bernama Nangun Sat Kerthi Lokal Bali. Artinya, membangun keseimbangan alam Bali beserta isinya. Ini luar biasa," kata Cok Ace.
Ia kemudian tertarik untuk membedah lebih jauh konsep yang dipaparkan Wayan Koster kala itu. "Saya tertarik untuk membangun Bali. Apa yang tidak dan sudah seimbang. Bagaimana caranya menyeimbangkan. Ini kan tantangannya. Terus terang, kekuatannya visi misinya yang digagas ini luar biasa," ujar Cok Ace.
Pada kesempatan itu Cok Ace memaparkan program prioritas yang menjadi unggulan seperti pendidikan, kesehatan, jaminan sosial, perumahan, kelestarian adat istiadat dan budaya hingga peningkatan kesejahteraan rakyat. (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026