Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Air Danau Beratan Meluap, Petani Tak Bisa Tanam Sayur
Minggu, 18 Maret 2018,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Air Danau Beratan meluap hingga menggenai lahan petani di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Petani yang sebagian besar menaman sayur terancam tidak bisa menanam sayur.
[pilihan-redaksi]
Petani sayur, I Ketut Wintara (48) mengatakan kondisi tanah lembah akibat meluapkan air danau beratan sudah terjadi sejak 1 tahun. Akibatnya ia tidak bisa menanam sayur. Biasanya sayur yang ia tanam jenis Selada Kuning. Hanya saja lahanya yang seluas 25 are masih terendam air ia pun menunda penanamanya.
Petani sayur, I Ketut Wintara (48) mengatakan kondisi tanah lembah akibat meluapkan air danau beratan sudah terjadi sejak 1 tahun. Akibatnya ia tidak bisa menanam sayur. Biasanya sayur yang ia tanam jenis Selada Kuning. Hanya saja lahanya yang seluas 25 are masih terendam air ia pun menunda penanamanya.
"Saya sudah 1 tahun tak bisa tanam, airnya masih menggenangi lahan saya, ada memang yang sudah surut tetapi masih becek tetap tidak bisa untuk ditanam," ujarnya, Minggu (18/3).
Dikatakan, untuk menanam sayur apalagi jenis Selada lahanya harus kering. Pun juga tidak boleh terlalu kering. Harus memerlukan suhu yang biasa. Tidak terlalu hujan dan tidak terlalu kering.
"Selain saya, disebelah timur lahan saya banyak petani yang tidak bisa tanah sayur, kira-kira luas keseluruhan 15 hektar. Pokoknya petani di bagian selatan kalau air danau naik otomatis tak bisa tanah sayur," bebernya.
Wintara mengatakan, selama 1 tahun lahanya nganggur kerugian ia tafsir sekitar Rp 10 juta. Sebab Selada panen dua bulan sekali jika ditotalkan 1 tahun, sudah 5 kali tidak panen.
[pilihan-redaksi2]
"Tapi untungnya saya ada lahan diatas tidak berdampingan danau, jadi tidak mengandalkan lahan yang terendam ini. Jika lahan saya yang diatas saya tanami sayur brokoli dan hasilnya cukup bagus," tuturnya.
"Tapi untungnya saya ada lahan diatas tidak berdampingan danau, jadi tidak mengandalkan lahan yang terendam ini. Jika lahan saya yang diatas saya tanami sayur brokoli dan hasilnya cukup bagus," tuturnya.
Lahan sayur milik Desak Ketut Koyan ( 60) seluas 10 are juga tidak bisa ditanami sayur karena terendam air danau. Ia sempat menanam selada namun busuk pohon. "Rugi sekitar 4 are, pohonnya menguning, tumbuh busuk karena dilanda hujan deras dan banjir bandang," ujarnya.
Desa Koyan juga mengatakan lahan sekitar 10 are ia tidak bisa tanami sayur, karena air danau menggenangi. Dan tidak mungkin dipaksakan karena akan berakibat fatal. "Saya tunggu kering saja dulu, palingan Sasih Kedasa baru bisa tanam sayur," jelasnya.[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5989 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4674 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2652 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2312 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026