Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Air Danau Beratan Meluap, Petani Tak Bisa Tanam Sayur
Minggu, 18 Maret 2018,
16:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. Air Danau Beratan meluap hingga menggenai lahan petani di Banjar Kembang Merta, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Petani yang sebagian besar menaman sayur terancam tidak bisa menanam sayur.
[pilihan-redaksi]
Petani sayur, I Ketut Wintara (48) mengatakan kondisi tanah lembah akibat meluapkan air danau beratan sudah terjadi sejak 1 tahun. Akibatnya ia tidak bisa menanam sayur. Biasanya sayur yang ia tanam jenis Selada Kuning. Hanya saja lahanya yang seluas 25 are masih terendam air ia pun menunda penanamanya.
Petani sayur, I Ketut Wintara (48) mengatakan kondisi tanah lembah akibat meluapkan air danau beratan sudah terjadi sejak 1 tahun. Akibatnya ia tidak bisa menanam sayur. Biasanya sayur yang ia tanam jenis Selada Kuning. Hanya saja lahanya yang seluas 25 are masih terendam air ia pun menunda penanamanya.
"Saya sudah 1 tahun tak bisa tanam, airnya masih menggenangi lahan saya, ada memang yang sudah surut tetapi masih becek tetap tidak bisa untuk ditanam," ujarnya, Minggu (18/3).
Dikatakan, untuk menanam sayur apalagi jenis Selada lahanya harus kering. Pun juga tidak boleh terlalu kering. Harus memerlukan suhu yang biasa. Tidak terlalu hujan dan tidak terlalu kering.
"Selain saya, disebelah timur lahan saya banyak petani yang tidak bisa tanah sayur, kira-kira luas keseluruhan 15 hektar. Pokoknya petani di bagian selatan kalau air danau naik otomatis tak bisa tanah sayur," bebernya.
Wintara mengatakan, selama 1 tahun lahanya nganggur kerugian ia tafsir sekitar Rp 10 juta. Sebab Selada panen dua bulan sekali jika ditotalkan 1 tahun, sudah 5 kali tidak panen.
[pilihan-redaksi2]
"Tapi untungnya saya ada lahan diatas tidak berdampingan danau, jadi tidak mengandalkan lahan yang terendam ini. Jika lahan saya yang diatas saya tanami sayur brokoli dan hasilnya cukup bagus," tuturnya.
"Tapi untungnya saya ada lahan diatas tidak berdampingan danau, jadi tidak mengandalkan lahan yang terendam ini. Jika lahan saya yang diatas saya tanami sayur brokoli dan hasilnya cukup bagus," tuturnya.
Lahan sayur milik Desak Ketut Koyan ( 60) seluas 10 are juga tidak bisa ditanami sayur karena terendam air danau. Ia sempat menanam selada namun busuk pohon. "Rugi sekitar 4 are, pohonnya menguning, tumbuh busuk karena dilanda hujan deras dan banjir bandang," ujarnya.
Desa Koyan juga mengatakan lahan sekitar 10 are ia tidak bisa tanami sayur, karena air danau menggenangi. Dan tidak mungkin dipaksakan karena akan berakibat fatal. "Saya tunggu kering saja dulu, palingan Sasih Kedasa baru bisa tanam sayur," jelasnya.[bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2821 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2036 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026