Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Parta : Bahasa, Aksara dan Sastra Bali Jadi MK Penunjang di PT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta menegaskan bahwa bahasa, aksara dan sastra Bali akan menjadi mata kuliah penunjang di perguruan tinggi di Bali sesuai dengan ketentuan Perda Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Walaupun menjadi mata kuliah penunjang tetapi akan diajarkan di seluruh program studi yang ada di perguruan tinggi yang ada di Bali.
"Sebagai mata kuliah penunjang, terutama bahasanya, itu akan diberikan di seluruh bidang studi. Materinya disesuaikan dengan bidang studinya. Kita tidak menuntut mereka yg kuliah di arsitek jadi ahli bahasa Bali, yang kita inginkan adalah ahli arsitektur yg memahami budaya Bali" kata Parta saat dikonfirmasi melalui telpon pada Jumat (23/3).
Menurut Parta, implementasi bahasa, sastra dan aksara Bali menjadi mata kuliah penunjang sudah mendapat persetujuan dari 68 perguruan tinggi yang ada di Bali. "Mata kuliah penunjang seharusnnya dilaksanakan, orang niatnnya baik, menambah kwalitas lulusan" ujar Parta.
Parta mengungkapkan implementasi mata kuliah penunjang ini adalah untuk mempermudah mahasiswa mengenal budaya Bali. Apalagi budaya menjadi dasar dari pembangunan di Bali.
"Kita tidak bicara urusan mahasiswa heterogen atau homogen, dasar pijakannya tidak disana. Walau pun mereka berasal dari Sumatera, kalau belajar arsitektur di Bali apablagi bekerja di Bali, kan harus ngerti apeneleng, ah tampak miring, limang tampak, harus paham sedikit tentang asta kosala kosali, asta bumi dan lain-lain" jelas Parta.
Parta menambahkan bahwa materi untuk bahan mata kuliah penunjang nantinya akan disiapkan oleh Lembaga Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Dimana lembaga tersebut diisi oleh sekitar 15 orang ahli Bahasa, Aksara dan Sastra Bali. Begitu juga tim pengajar sudah tersedia dan sudah memiliki pendidikan S2 dan S3. "Dosennya sudah siap, sudah di inventarisasi lebih dari 60 orang dosen yang tamatan S2 dan banyak yang sudah profesor doktor" ungkap Parta.[bbn/mul].
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan