Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 4 Juli 2026
Hujan Badai Landa Buleleng, Dua Orang Tewas Tersambar Petir
Jumat, 23 Maret 2018,
09:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com.Buleleng, Hujan deras disertai angin puting beliung dan petir, Kamis (22/3) di Buleleng mengakibatkan hampir seluruh wilayah terendam banjir, bahkan seluruh ruas jalan di Kota Singaraja berubah seperti aliran sungai dengan air rata-rata mencapai betis orang dewasa, bahkan dibeberapa titik ketinggian air mencapai hingga pinggang orang dewasa, termasuk sebagian besar rumah-rumah warga terendam air.
[pilihan-redaksi]
Banjir di Kota Singaraja juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas lantaran jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebab luapan air sangat besar dan deras, demikian juga sejumlah sepeda motor terjebak akibat menerobos banjir.
Banjir di Kota Singaraja juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas lantaran jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebab luapan air sangat besar dan deras, demikian juga sejumlah sepeda motor terjebak akibat menerobos banjir.
Hujan yang disertai dengan petir juga mengakibatkan dua orang tewas tersambar petir ketika hujan deras tersebut, diantaranya di Dusun Yeh Anakan, Desa Banjarasem Kecamatan Seririt mengakibatkan Jro Mangku Putu Laba ditemukan telah tidak bernyawa di sebuah ranggon di tengah sawah dengan badan korban terkelupas terbakar. Korban Jro Mangku Putu Laba selanjutnya dibawa ke RS Shanti Graha Seririt.
[pilihan-redaksi2]
“Korban pertama diketahui oleh anaknya bernama Gede Mas Pariawan lantaran orang tuanya tidak pulang dan mengecek ke lokasi karena korban sedang mengusir burung di sawah, korban ditemukan tergeletak di tempat mengusir burung dan dengan luka bakar pada tubuh korban, ” ungkap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.
“Korban pertama diketahui oleh anaknya bernama Gede Mas Pariawan lantaran orang tuanya tidak pulang dan mengecek ke lokasi karena korban sedang mengusir burung di sawah, korban ditemukan tergeletak di tempat mengusir burung dan dengan luka bakar pada tubuh korban, ” ungkap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.
Sementara, di Dusun Celuk Buluh Desa Kalibukbuk, petir menyambar Made Wista (51) yang meyebabkan korban tewas dengan luka bakar pada bagian dada. “Saat itu korban Made Wista tengah membakar batu bata dan korban Wista sempat dibawa ke RS Kertha Usada Singaraja,” papar Suartika.
Kedua korban yang tersambar petir setelah mendapat penanganan di RS Shanti Graha Seririt dan RS Kertha Usada Singaraja telah dipulangken ke rumah duka masing-masing, dari hasil pemeriksaan secara medis kedua korban itu dipastikan tewas akibat luka bakar terkena sambaran petir. (bbn/tha/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3375 Kali
02
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1103 Kali
03
04
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 506 Kali
05
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 478 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026