Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hujan Badai Landa Buleleng, Dua Orang Tewas Tersambar Petir

Jumat, 23 Maret 2018, 09:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com.Buleleng,  Hujan deras disertai angin puting beliung dan petir, Kamis (22/3) di Buleleng mengakibatkan hampir seluruh wilayah terendam banjir, bahkan seluruh ruas jalan di Kota Singaraja berubah seperti aliran sungai dengan air rata-rata mencapai betis orang dewasa, bahkan dibeberapa titik ketinggian air mencapai hingga pinggang orang dewasa, termasuk sebagian besar rumah-rumah warga terendam air.
 
[pilihan-redaksi]
Banjir di Kota Singaraja juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas lantaran jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebab luapan air sangat besar dan deras, demikian juga sejumlah sepeda motor terjebak akibat menerobos banjir.
 
Hujan yang disertai dengan petir juga mengakibatkan dua orang tewas tersambar petir ketika hujan deras tersebut, diantaranya di Dusun Yeh Anakan, Desa Banjarasem Kecamatan Seririt mengakibatkan Jro Mangku Putu Laba ditemukan telah tidak bernyawa di sebuah ranggon di tengah sawah dengan badan korban terkelupas terbakar. Korban Jro Mangku Putu Laba selanjutnya dibawa ke RS Shanti Graha Seririt.
 
[pilihan-redaksi2]
“Korban pertama diketahui oleh anaknya bernama Gede Mas Pariawan lantaran orang tuanya tidak pulang dan mengecek ke lokasi karena korban sedang mengusir burung di sawah, korban ditemukan tergeletak di tempat mengusir burung dan dengan luka bakar pada tubuh korban, ” ungkap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.
 
Sementara, di Dusun Celuk Buluh Desa Kalibukbuk, petir menyambar Made Wista (51) yang meyebabkan korban tewas dengan luka bakar pada bagian dada. “Saat itu korban Made Wista tengah membakar batu bata dan korban Wista sempat dibawa ke RS Kertha Usada Singaraja,” papar Suartika.
 
Kedua korban yang tersambar petir setelah mendapat penanganan di RS Shanti Graha Seririt dan RS Kertha Usada Singaraja telah dipulangken ke rumah duka masing-masing, dari hasil pemeriksaan secara medis kedua korban itu dipastikan tewas akibat luka bakar terkena sambaran petir. (bbn/tha/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami