Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 11 Oktober 2026
Hujan Badai Landa Buleleng, Dua Orang Tewas Tersambar Petir
Jumat, 23 Maret 2018,
09:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com.Buleleng, Hujan deras disertai angin puting beliung dan petir, Kamis (22/3) di Buleleng mengakibatkan hampir seluruh wilayah terendam banjir, bahkan seluruh ruas jalan di Kota Singaraja berubah seperti aliran sungai dengan air rata-rata mencapai betis orang dewasa, bahkan dibeberapa titik ketinggian air mencapai hingga pinggang orang dewasa, termasuk sebagian besar rumah-rumah warga terendam air.
[pilihan-redaksi]
Banjir di Kota Singaraja juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas lantaran jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebab luapan air sangat besar dan deras, demikian juga sejumlah sepeda motor terjebak akibat menerobos banjir.
Banjir di Kota Singaraja juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas lantaran jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebab luapan air sangat besar dan deras, demikian juga sejumlah sepeda motor terjebak akibat menerobos banjir.
Hujan yang disertai dengan petir juga mengakibatkan dua orang tewas tersambar petir ketika hujan deras tersebut, diantaranya di Dusun Yeh Anakan, Desa Banjarasem Kecamatan Seririt mengakibatkan Jro Mangku Putu Laba ditemukan telah tidak bernyawa di sebuah ranggon di tengah sawah dengan badan korban terkelupas terbakar. Korban Jro Mangku Putu Laba selanjutnya dibawa ke RS Shanti Graha Seririt.
[pilihan-redaksi2]
“Korban pertama diketahui oleh anaknya bernama Gede Mas Pariawan lantaran orang tuanya tidak pulang dan mengecek ke lokasi karena korban sedang mengusir burung di sawah, korban ditemukan tergeletak di tempat mengusir burung dan dengan luka bakar pada tubuh korban, ” ungkap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.
“Korban pertama diketahui oleh anaknya bernama Gede Mas Pariawan lantaran orang tuanya tidak pulang dan mengecek ke lokasi karena korban sedang mengusir burung di sawah, korban ditemukan tergeletak di tempat mengusir burung dan dengan luka bakar pada tubuh korban, ” ungkap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika.
Sementara, di Dusun Celuk Buluh Desa Kalibukbuk, petir menyambar Made Wista (51) yang meyebabkan korban tewas dengan luka bakar pada bagian dada. “Saat itu korban Made Wista tengah membakar batu bata dan korban Wista sempat dibawa ke RS Kertha Usada Singaraja,” papar Suartika.
Kedua korban yang tersambar petir setelah mendapat penanganan di RS Shanti Graha Seririt dan RS Kertha Usada Singaraja telah dipulangken ke rumah duka masing-masing, dari hasil pemeriksaan secara medis kedua korban itu dipastikan tewas akibat luka bakar terkena sambaran petir. (bbn/tha/rob)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 3566 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1903 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1730 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1456 Kali
05
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 1023 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026