Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Dalam Sebulan, 50 Pasien Telah Mengikuti Program Lasik
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan data Rumah Sakit Mata Bali Mandara (RSMBM) tercatat 50 pasien telah mengikuti program Lasik di RSMBM. Lasik atau Laser-Assisted in situ Keratomileusis adalah metode terpopuler di dunia untuk memperbaiki kelainan mata minus (myopia), mata plus, dan mata silinder (astigmatism).
Direktur RSMBM dr. Ni Made Yuniti mengungkapkan Lasik menjadi salah satu solusi untuk mengurangi atau menghilangkan minus, plus dan silinder sehingga penderitanya lepas dari ketergantungan kacamata. Meski program Lasik baru seumur jagung di RSMBM, nyatanya layanan ini mendapat apresiasi dan sambutan positif dari masyarakat.
[pilihan-redaksi]
Menurut Yuniti, tingginya angka penderita kelainan refraksi mata belakangan ini antara lain dipicu oleh penggunaan gadget yang berlebihan. "Kelainan refraksi menempati urutan kedua sebagai pemicu kebutaan. Karena tingginya refraksi dapat memicu rusaknya retina," kata Yuniti di sela-sela seminar yang mengusung tema 'Lasik Untuk Bebas Kacamata' pada Sabtu (24/3) di Ruang Pertemuan RSMBM, Denpasar.
Meski kemajuan teknologi di bidang medis makin canggih, Yuniti tetap mengingatkan masyarakat agar mengedepankan upaya pencegahan. Meskipun saat ini sudah terdapat program Lasik yang dilaksanakan oleh dokter spesialis dengan menggunakan laser atau microkeratome.
Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya menyampaikan bahwa prevalensi kasus kelainan refraksi mata penduduk Indonesia mencapai 22 persen.
[pilihan-redaksi2]
"Bahkan, menurut hasil penelitian sebuah lembaga survei, 15 persen anak sekolah di Indonesia sudah menggunakan kaca mata," ungkap Suarjaya.
Bertolak dari fakta tersebut, Kadiskes mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat mata dengan baik. Caranya adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta lebih bijak dalam menggunakan gadget.
Pada bagian lain, Suarjaya mengaku bangga karena RSMBM telah membuka layanan LASIK. "Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan ini tak perlu lagi harus ke Surabaya, Bandung atau Jakarta," jelas Suarjaya. [bbn/rls/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan