Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Rai Mantra : Keharmonisan Bali Nomor 1, Pilgub Nomor 2
Minggu, 1 April 2018,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Calon Gubernur Bali nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menghimbau kepada seluruh warga Bali dan terutama para simpatisan, para relawan, partai pendukung agar tetap menjaga suasana Pilkada secara damai dan harmoni.
"Sekalipun hiruk pikuk Pilkada di Bali telah menyita perhatian masyarakat di seluruh Bali, namun jangan sampai itu menjadi pemecah belah. Jadi, kedamaian, keharmonisan, kondusifitas Bali harus tetap menjadi nomor satu. Kalau Pilgub Bali itu nomor dua," ujarnya di Denpasar, Sabtu (31/3).
Rai Mantra pun membandingkan pesta demokrasi di beberapa negara maju di dunia. Di Amerika, Eropa, Rusia, perayaan demokrasi digelar dengan senang dan gembira.
"Di Rusia misalnya, demokrasi, mereka senang dan gembira, pemilihan presiden digelar dalam suasana gembira, rakyat menyambutnya dengan antusias, dalam suasana sukacita penuh. Rakyat menyambutnya seperti pesta," ujarnya.
Idealnya di Bali harus melakukan hal yang sama. Ada suatu kebebasan untuk memilih secara gembira, memilih pemimpin yang menurut mereka paling cocok. Masalah mau pilih siapa, itu hak asasi orang per orang. Memilih secara bebas itu akan berdampak pada kepentingan bersama, sekaligus menunjukkan harkat dan martabat yang besar.
"Dalam demokrasi itu, harkat dan martabat harus tetap dijaga, tetap menjadi nomor satu, kalau urusan Pilgub itu nomor dua," ujarnya.
Menurutnya, Bali ini harus diperlakukan secara berbeda. Jangan sampai Bali disamakan dengan daerah lainnya di Indonesia. Bali ini etalase dunia, apa pun yang terjadi Bali akan disorot dunia. Jangan sampai Bali disorot karena hal-hal negatif dalam Pilkada. Termasuk polemik yang terjadi selama ini tentang adanya indikasi keberpihakan lembaga pendidikan. Jangan sampai itu menjadi bahan bagi pihak-pihak yang terkait memperkeruh suasana. Biarkanlah pihak berwenang yang mengatur sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing.
"Saya tidak mau berkomentar banyak soal itu. Karena saya tidak ingin polemik ini berkepanjangan dan bisa menyebabkan suasana demokrasi jadi terganggu," ujarnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026