Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cok Rat Tegaskan Rai Mantra Paham Soal Taksu Bali

Senin, 2 April 2018, 07:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Tokoh PDIP Bali Cokorda Ratmadi ikut berorasi dalam kampanye terbuka pasangan nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta di Kelurahan Sesetan,, Kecamatan Denpasar Selatan, Minggu (1/4/2018). 
 
Penglingsir Puri Satria Denpasar ini rela berseberangan dengan PDIP untuk mendukung Rai Mantra demi Bali yang bertaksu. 
 
[pilihan-redaksi]
"Saya juga paham spiritual Bali. Dan dalam penerawangan saya, hanya Rai Mantra yang paham tentang Bali, paham tentang taksu Bali," ujarnya.
 
Menurut Cok Rat, banyak orang tidak mengerti lalu ingin memimpin Bali. Ia perpandangan bahwa hanya untuk Bali dirinya rela beda dengan PDIP dan memilih Mantra-Kerta. 
 
"Saya mendukung Mantra-Kerta ada sejarahnya. Jangan pemimpin Bali dengan hati yang tidak benar. Kalau ada yang memimpin Bali dengan hati yang tidak benar maka karma Bali akan datang. Ini adalah tantangan Bali ke depan. Harus pilih orang yang "ngayah" di Bali, bukan hanya mencari uang dan itulah Rai Mantra dan Sudikerta. Rai Mantra tidak ada kasus selama pimpin Denpasar. Saya ini sesepuh PDIP, berani membela, saya 74 tahun, dan baru kali ini yakin memilih Mantra-Kerta," ujarnya.
 
[pilihan-redaksi2]
Bukan hanya itu. Cok Rat juga meminta kepada seluruh partai politik di Bali baik yang mengusung maupun yang mendukung Mantra-Kerta untuk berani bekerja membela Mantra-Kerta. Banyak partai yang memilih Mantra-Kerta itu sudah sangat tepat karena adanya tantangan niskala di Bali adalah mencari orang yang jujur. 
 
Rakyat Bali yang menginginkan Mantra-Kerta melalui partai. Ia berharap agar rakyat Bali paham betul dalam memimpin pemimpin ke depan karena jangan terjadi sesuatu di kemudian hari. 
 
"Mudah-mudahan di Bali aman dari incaran KPK. Kalau bersih saya senang, dan itu keinginan saya selaku tokoh politik," ujarnya. 
 
Untuk itulah pihaknya menegaskan bahwa jangan sampai memilih pemimpin yang tidak jujur. Bila memilih pemimpin yang tidak jujur maka karma akan segera menghampiri Bali kapan saja. [bbn/rls/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami