Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Polisi Selidiki Kasus Dugaan SPBU Rugikan Konsumen di Denkayu
Rabu, 4 April 2018,
19:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Kasus dugaan pengurangan isi BBM yang diduga dilakukan petugas SPBU di Banjar Denkayu Baleran, Mengwi, Badung dan sempat viral di media social (medsos) akan diselidiki jajaran Polres Badung.
[pilihan-redaksi]
Kasus ini diviralkan oleh seorang warga Tabanan pemilik akun facebook Gede Northbali yang merasa ditipu saat mengisi BMM di lokasi, Selasa (3/4) lalu. Siapa sangka, tulisannya telah dibagikan lebih dari 1.700 kali dan dikomentari ribuan orang dan sebagian besar mengaku pernah menjadi korban di SPBU itu.
Tulisan pemilik akun Gede Northbali yang dibagikan beberapa komunitas facebook, menceritakan awal kejadian saat menuju daerah Marga, Tabanan, dengan mengendarai mobil. Dilokasi, ia kemudian mengisi BBM jenis Pertalite sebesar Rp 50.000 dan turun dari mobil.
Namun, saat melihat argo di meteran SPBU, ia kebingungan karena kesulitan membaca meteran tersebut karena sudah kusam dan gelap. Setelah membayar, ia naik ke mobil. Mirisnya, saat stater dinyalakan, amper bensin yang biasanya naik 3/4 kotak hanya naik 1 kotak saja.
[pilihan-redaksi2]
Merasa ada yang tidak beres, pemilik mobil kembali dan memastikan kepada petugas. Dengan nada kesal dia bertanya "kok ga naik ampernya?". Ditanya demikian, petugas SPBU membalasnya dengan nada keras. "Kan sube orain ningalin layar", (kan sudah dibilangin liatin layar).
Namun saat petugas tadi dimintai print out, petugas tersebut berdalih mesinnya rusak. Tak mau ambil pusing dirinya membeli kembali sebanyak Rp 50.000, dan setelah itu amper bensin terisi normal. Hingga Rabu (4/4) sudah banyak yang mengomentari tulisan akun Gede Norhtbali. Ada yang berkomentar pedas, meminta SPBU itu tutup.
“Tutup saja, saya pernah kena tipu karena meterannya burem," kata seorang warga net. Ternyata tidak satu orang yang berkomentar saja, hampir sebagian warganet menyatakan serupa.
Ditanya masalah tersebut, Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Made Prama Setia, mengatakan akan menindaklanjuti kasus yang viral di medsos tersebut.
“Kalau merugikan konsumen itu termasuk pelanggaran hukum. Pasti akan kami tindaklanjuti. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” ungkapnya (4/4). [bbn/spy/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 732 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 667 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 488 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 469 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026