Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Oknum Perbekel Pemukul Dokter Divonis 45 hari

Kamis, 12 April 2018, 23:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com.Denpasar, Mantan Perbekel Plaga, Badung, I Gusti Lanang Umbara alias Jik Lanang (39) terdakwa kasus penganiaya seorang dokter wanita di Badung jalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (12/4).
 
[pilihan-redaksi]
Mantan perbekel ini divonis 45 hari atau 1 bulan 15 hari oleh I Gde Ginarsa selaku hakim ketua. Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi  Pusnawan yang mengajukan permohonan tuntutan pidana 2 bulan penjara.
 
Atas putusan ini, langsung serta merta membuat Lanang menghirup udara bebas. "Mengadili terdakwa bersalah atas perbuatannya dan memutuskan hukuman pidana penjara selama 1 bulan 15 hari," baca Hakim Ginarsa dalam amar putusannya.
 
[pilihan-redaksi2]
Sebelum kasus ini bergulir di muka persidangan, terdakwa yang terjerat kasus penganiyaan terhadap dokter internship yang bertugas di RSUD Mangusada Badung, dr. Grace Juniaty. Jaksa Made Lovi menyatakan, terdakwa Gusti Lanang secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana, sebagaimana dakwaan alternatif kedua. 
 
Disebutkan dalam dakwaan alternatif kedua, bahwa terdakwa Gusti Lanang secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu dengan memakai kekerasan atau dengan memakai ancaman kekerasan baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain.
 
Atas perbuatan terdakwa Gusti Lanang, jaksa menjerat dengan Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP. Disebutkan, perkara ini berawal ketika terdakwa Lanang Umbara mendatangi RSUD Badung untuk mengobati ibu kandungnya yang mengalami sesak nafas dan sakit jantung, (25/2) lalu, sekitar pukul 04.30 Wita. Terdakwa memukul dokter wanita yang jaga pagi karena tidak terima diminta oleh korban untuk melakukan pengambilan obat dan melakukan pemesanan kamar sendiri. (bbn/maw/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/maw



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami