Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Aksi Tolak Reklamasi Bukan Urusan Perorangan
Senin, 23 April 2018,
17:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Konteks penyampaian istilah "Adah Bedag" oleh Cagub Wayan Koster di forum resmi menyikapi aksi gerakan tolak reklamasi dinilai tidak sesuai, karena disamping mengacu pada konteks personal 'Gendo' sebagai pentolan aksi, ungkapan itu hanya sesuai pada konteks obrolan warung kopi.
[pilihan-redaksi]
Made Nurbawa selaku Pemerhati Budaya Bali menuturkan pernyataan Koster menyikapi reklamasi teluk benoa dianggap mengarah pada sikap perorangan yang tidak lain adalah Wayan 'Gendo' Suardana. Padahal aksi tolak reklamasi, kata dia merupakan sikap sebagian besar masyarakat yang berpandangan sama yang ingin menjaga lingkungan Bali.
Made Nurbawa selaku Pemerhati Budaya Bali menuturkan pernyataan Koster menyikapi reklamasi teluk benoa dianggap mengarah pada sikap perorangan yang tidak lain adalah Wayan 'Gendo' Suardana. Padahal aksi tolak reklamasi, kata dia merupakan sikap sebagian besar masyarakat yang berpandangan sama yang ingin menjaga lingkungan Bali.
"Konteks Koster menyebut "Adah Bedag" tidak pas jika mengarah pada perongangan seperti Gendo misalnya padahal aksi tolak reklamasi merupakan sikap sebagian besar masyarakat Bali terkait isu lingkungan, terlebih disampaikan dalam forum resmi, lain halnya jika di warung kopi," ujarnya, Senin (23/4).
Sementara itu mengacu pada arti kata, Nurbawa menjelaskan "Adah Bedag" secara umum berarti orang yang tidak tahu apa baik secara kemampuan dan kapasitas. Hal itu mengacu pada makna "Bedag" yang artinya anak kuda, yang dianggap 'bau kencur', sehingga muncul istilah, 'sing nawang bedag', yang berarti tidak tahu apa-apa.
Kendati demikian, ungkapan tersebut masih dianggap bermakna kiasan karena lebih halus daripada menyebut orang secara langsung 'bodoh', sama halnya, kata dia seperti istilah 'otak udang' dalam bahasa Indonesia. (bbn/tim/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026