Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Aksi Tolak Reklamasi Bukan Urusan Perorangan
Senin, 23 April 2018,
17:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Konteks penyampaian istilah "Adah Bedag" oleh Cagub Wayan Koster di forum resmi menyikapi aksi gerakan tolak reklamasi dinilai tidak sesuai, karena disamping mengacu pada konteks personal 'Gendo' sebagai pentolan aksi, ungkapan itu hanya sesuai pada konteks obrolan warung kopi.
[pilihan-redaksi]
Made Nurbawa selaku Pemerhati Budaya Bali menuturkan pernyataan Koster menyikapi reklamasi teluk benoa dianggap mengarah pada sikap perorangan yang tidak lain adalah Wayan 'Gendo' Suardana. Padahal aksi tolak reklamasi, kata dia merupakan sikap sebagian besar masyarakat yang berpandangan sama yang ingin menjaga lingkungan Bali.
Made Nurbawa selaku Pemerhati Budaya Bali menuturkan pernyataan Koster menyikapi reklamasi teluk benoa dianggap mengarah pada sikap perorangan yang tidak lain adalah Wayan 'Gendo' Suardana. Padahal aksi tolak reklamasi, kata dia merupakan sikap sebagian besar masyarakat yang berpandangan sama yang ingin menjaga lingkungan Bali.
"Konteks Koster menyebut "Adah Bedag" tidak pas jika mengarah pada perongangan seperti Gendo misalnya padahal aksi tolak reklamasi merupakan sikap sebagian besar masyarakat Bali terkait isu lingkungan, terlebih disampaikan dalam forum resmi, lain halnya jika di warung kopi," ujarnya, Senin (23/4).
Sementara itu mengacu pada arti kata, Nurbawa menjelaskan "Adah Bedag" secara umum berarti orang yang tidak tahu apa baik secara kemampuan dan kapasitas. Hal itu mengacu pada makna "Bedag" yang artinya anak kuda, yang dianggap 'bau kencur', sehingga muncul istilah, 'sing nawang bedag', yang berarti tidak tahu apa-apa.
Kendati demikian, ungkapan tersebut masih dianggap bermakna kiasan karena lebih halus daripada menyebut orang secara langsung 'bodoh', sama halnya, kata dia seperti istilah 'otak udang' dalam bahasa Indonesia. (bbn/tim/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026