Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Uniknya Sepeda Bambu Buatan Pengrajin Asal Kubu Karangasem
Senin, 30 April 2018,
18:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Berawal dari kesukaannya menanam bambu, I Made Kari pria paruhbaya asal Tianyar, Kubu, Karangasem terinspirasi menciptakan berbagai kerajinan unik berbahan dasar bambu yakni untuk dijadikan sepeda.
[pilihan-redaksi]
Awalnya sebelum tercetus gagasan membuat sepeda bambu, Made hanya berniat untuk memanfaatkan tanaman bambu yang ia tanam tidak termanfaatkan secara maksimal, padahal jumlahnya cukup banyak.
Awalnya sebelum tercetus gagasan membuat sepeda bambu, Made hanya berniat untuk memanfaatkan tanaman bambu yang ia tanam tidak termanfaatkan secara maksimal, padahal jumlahnya cukup banyak.
"Saya suka nanam bambu, tetapi setelah jadi banyak justru tidak terpakai, untuk bahan bangunan kebanyakan sudah memakai kayu dan beton sehingga bambu menjadi sangat banyak," ujarnya.
Made lantas bertemu dengan seorang rekannya asal Bandung sehingga akhirnya tercetuslah idea untuk membuat sepeda berbahan dasar bambu. Sebelum karyanya sempurna seperti saat ini, beberapa kali sempat menemui kendala seperti jenis bambu yang dipergunakan tidak tepat yang menyebabkan bobot sepeda sangat berat.
Setelah kurang lebih setahun melakukan pengembangan, akhirnya barulah sepeda bambu kreasi tangan lokal berhasil diciptakan. Sepeda ini memiliki beberapa kelebihan dari sepeda pada umumnya dimana sepeda ini dikerjakan secara manual oleh tangan perajin lokal. Selain itu, bobot sepeda juga dibuat sangat ringan dan nyaman digunakan.
Sementara untuk kekuatan dari sepeda ini, para pesepeda tidak perlu khawatir karena dijamin tangguh. Untuk pemakaian normal sepeda ini kuat hingga usia puluhan tahun, hanya saja, kata dia dalam hal ketangguhan rangka tidak bisa disamakan dengan usia ban dan komponen lainnya seperti rem dan gir.
"Untuk kekuatan jangan hawatir, sepeda ini tahan hingga puluhan tahun, dapat garansi," tuturnya.
Jenis bambu yang dipergunakan untuk pembuatan bodi sepeda yakni bambu tali yang sudah melalui proses pengeringan selama kurang lebih 5 bulan. Selain itu, untuk bagian yang kecil, Kari menggunakan bambu jenus bambu bangkok bahkan untuk tali penyambungnya memakai tali rami yang khusus didatangkan dari Surabaya sementara untuk lem dirinya mempergunakan epoksi.
[pilihan-redaksi2]
Untuk diketahui, sepeda buatan Made Kari juga sudah mengantongi setifikat standar SNI dan standar jepang. Tidak sampai disana, karyanya tersebut juga sempat dipamerkan di Jakarta. Untuk menjamin kualitas, bersama 11 orang pekerja lokal pengerjaan sepeda dilakukan sangat detail, satu mili saja meleset dari ukuran standar maka akan dibongkar dan dirakit ulang.
Untuk diketahui, sepeda buatan Made Kari juga sudah mengantongi setifikat standar SNI dan standar jepang. Tidak sampai disana, karyanya tersebut juga sempat dipamerkan di Jakarta. Untuk menjamin kualitas, bersama 11 orang pekerja lokal pengerjaan sepeda dilakukan sangat detail, satu mili saja meleset dari ukuran standar maka akan dibongkar dan dirakit ulang.
Bagi yang berminat, tidak usah hawatir, kapasitas muatan serta ukuran sepeda bisa disesuaikan dengan si pemakai sehingga sepeda bisa nyaman dipergunakan. Sementara untuk sepeda standar maksimal beban yang bisa ditahan lebih dari 110 kilogram. Untuk harga satu buah karya yang terbatas tersebut dibandrol dengan harga Rp8 juta saja.
Meski terbilang unik, kreasi kerajinannya tersebut belum begitu berkembang luas, selama ini diakui Kari kendala utama dalam usahanya tersebut yakni di bidang modal dan peromosi. Dirinya berharap, agar pemerintah dalam hal ini ikut membantu mempromosikan hasil karyanya itu.
Kedepan, Kari mengaku akan terus berinovasi untuk lebih menyempurnakan lagi hasil karyanya tersebut, dimana pada bagian tertentu seperti ruji serta pedal akan memakai bambu sebagai bahan dasarnya.
"Saat ini, tempat minuman, tempat hp dan helm sudah kita buat dari bambu," tandasnya. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2022 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026