Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 8 Mei 2026
Kesenian Bali: Ajeg dengan Sinergitas
Sabtu, 5 Mei 2018,
23:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com.Denpasar, Apapun kegiatannya, keterlibatan seluruh pihak sangatlah penting. “Pemerintah kasih kesempatan, sekolah memanfaatkan, anak-anak berkreativitas,” ujar Pande Nyoman Budiarta mendamba sinergitas dalam kesenian Bali.
[pilihan-redaksi]
Menjadi guru mata pelajaran seni budaya sekaligus prakarya di SMPN 2 Semarapura, tak membuat pria berkulit sawo matang ini mengurungkan diri untuk senantiasa berkesenian. “Bali hidup karena seni,” prinsipnya teguh. Memegang teguh prinsip itulah yang membuat Budiarta getol membimbing anak didiknya.
Menjadi guru mata pelajaran seni budaya sekaligus prakarya di SMPN 2 Semarapura, tak membuat pria berkulit sawo matang ini mengurungkan diri untuk senantiasa berkesenian. “Bali hidup karena seni,” prinsipnya teguh. Memegang teguh prinsip itulah yang membuat Budiarta getol membimbing anak didiknya.
Menggarap penampilan yang bertajuk ‘Cahaya dalam Kegelapan’ mengisyaratkan sebuah makna terkait mirisnya kondisi kesenian joged di era global.
“Gelapnya joged itu harus ada generasi yang mendobrak keluar dari image joged tersebut,” jelasnya.
Baginya, yang mengemban tanggung jawab untuk mendobrak hal itu adalah generasi muda saat ini. “Generasi mudalah yang menjadi seberkas cahaya yang menerangi dari gelap itu,”tambahnya.
Penampilan sarat makna ini berasal dari kombinasi berbagai ekstrakurikuler dan kelas yang berbeda (kelas 1, 2, dan 3 ikut terlibat-red). Meski terbentur ujian namun penampilan yang digarap tetaplah maksimal
“Karena kita berproses waktu yang dihabiskan khusus untuk Nawanatya adalah 2 bulan dan semua benturan itu (ujian-red) bisa kita atasi dengan mengatur jam latihan,” ucapnya yakin.
Turut mengusung joged, I Gusti Kadiarta selaku kesiswaan dari SMP Negeri 2 Kuta pun menuturkan bahwa joged yang digarap tak ubah layaknya joged pada umunya.
“Joged yang kita kenal sebagai hiburan rakyat dan itulah yang kita tampilkan sekarang,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Tak hanya joged, sekolah yang di tahun 2016 pernah menjadi wakil Bali dalam FL2SN bidang paduan suara ini pun turut unjuk gigi dengan paduan suaranya dengan membawakan lagu Gebyar-Gebyar dan Gita Permata Nusantara. Tak luput pula tarian maskot sekolah ‘Panca Sesana’ dan Tari Sekar Jepun sebagai maskot kota Badung turut ditampilkan.
Tak hanya joged, sekolah yang di tahun 2016 pernah menjadi wakil Bali dalam FL2SN bidang paduan suara ini pun turut unjuk gigi dengan paduan suaranya dengan membawakan lagu Gebyar-Gebyar dan Gita Permata Nusantara. Tak luput pula tarian maskot sekolah ‘Panca Sesana’ dan Tari Sekar Jepun sebagai maskot kota Badung turut ditampilkan.
Kedua pria yang sama-sama sebagai tenaga pendidik ini pun memiliki harapan yang serupa. Meski agak tersandung dibagian pendanaan, keduanya tetap mengharap kegiatan ini (Nawanatya) senantiasa dilanjutkan.
“Harapanya ini agak politis ya, siapapun yang memimpin lanjutkan terus acara seperti ini,” ujar Pande Nyoman Budiarta mantap.
Dirinya pun menambahkan bahwa keterlibatan seluruh pihak sangatlah penting dalam mengupayakan keajegan kesenian Bali, seperti ujarnya tadi, “Pemerintah kasih kesempatan, sekolah memanfaatkan, anak-anak berkreativitas.” (bbn/rls/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 756 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 679 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 498 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 475 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026