Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 2 Juli 2026
Tangkal Pekat dan Narkoba di Karangasem, 30 Penyuluh Ikuti Pelatihan
Selasa, 8 Mei 2018,
18:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Didampingi Kepala BNNK Karangasem I Nyoman Sebudi, Wakil Bupati Karangasem Arta Dipa Membuka Pelatihan Kader Penyuluh Penyakit Masyarakat (Pekat) Dan Narkoba, Selasa (08/05) di Aula Losmen Kembang Remaja, Subagan, Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mencetak kader Penyuluh Pekat yang nantinya akan bertugas di 8 Kecamatan seKabupaten Karangasem khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Sederajat baik Negeri maupun Swasta untuk membentuk Generasi Muda berkarakter agar terhindar dari Penyakit Masyarakat.
Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mencetak kader Penyuluh Pekat yang nantinya akan bertugas di 8 Kecamatan seKabupaten Karangasem khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Sederajat baik Negeri maupun Swasta untuk membentuk Generasi Muda berkarakter agar terhindar dari Penyakit Masyarakat.
"Tugas dari kader ini adalah untuk mempercepat mendeteksi lebih dini dan mencegah semua bentuk Penyakit Masyarakat yang di sinyalir akan merusak mental generasi penerus," kata Kadis Kesbang Pol, I Gusti Nyoman Arya Sulang dalam laporanya.
Adal 30 orang peserta dalam Pelatihan Kader Penyuluh yang terdiri dari unsur Guru, Bidang Kesiswaan dan guru BP pada SMP Negeri maupun Swasta di Kabupaten Karangasem.
Sementara itu, terkait tugas para Penyuluh tersebut yakni harus menjadi contoh dalam hal mencegah, menghindari jenis dan bentuk Penyakit Masyarakat, memberi Pemahaman tentang bahaya narkoba dari sisi Hukum, Kesehatan dan Sosial, semua Kader harus mampu mensterilkan lingkungan tempat tugas, domisili masing-masing.
"Kedepan Pelatihan Kader Penyuluh Pekat diharapkan sampai tingkat Desa/Kelurahan dengan jumlah Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Karangasem yaitu 75 Desa dan 3 Kelurahan sehingga nantinya mencapai 78 orang yang akan terlatih sebagai Kader Penyuluh Pekat dan Narkoba," tandasnya.
Wakil Bupati Karangasem dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu cara penyelamatan masyarakat utamanya generasi muda dari penyakit masyarakat (pekat) seperti jeratan penyalahgunaan Narkoba yang akan berdampak negatif bagi perkembangan masyarakat dan generasi muda itu sendiri.
“Jangan pernah coba Narkoba” karena orang itu akan terjerat Narkoba berawal dari keinginan coba-coba," tegas Arta Dipa.
[pilihan-redaksi2]
Menurut Arta Dipa, banyak faktor menjadi penyebab pelaku nekat baik menjadi pemakai maupun pengedar. Misalnya sebagai pengguna, banyak ditemukan anak muda memakai narkoba akibat dari adanya kehidupan yang gemerlap, kemewahan dan ingin disebut sebagai manusia modern, padahal sebenarnya manusia modern bukanlah datangnya dari pergaulan bebas yang bergaya mewah dengan mengunakan narkotika, psikotropika dan zat-zat adiktif lainnya.
Menurut Arta Dipa, banyak faktor menjadi penyebab pelaku nekat baik menjadi pemakai maupun pengedar. Misalnya sebagai pengguna, banyak ditemukan anak muda memakai narkoba akibat dari adanya kehidupan yang gemerlap, kemewahan dan ingin disebut sebagai manusia modern, padahal sebenarnya manusia modern bukanlah datangnya dari pergaulan bebas yang bergaya mewah dengan mengunakan narkotika, psikotropika dan zat-zat adiktif lainnya.
"saya selaku Wakil Bupati Karangasem sangat menyambut baik kegiatan penyelenggaraan Pelatihan Kader Penyuluh di Kabupaten Karangasem," ujarnya.
Dirinya berharap, penyelenggaraan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman tentang Bahaya penyalahgunaan Narkoba bagi masyarakat terutama generasi muda mengenai dampak negatif penyalahgunaan narkoba, sehingga kedepan generasi muda kita mampu dan berguna baik untuk dirinya sendiri, masyarakat, bangsa dan negara.
Pelatihan Kader Penyuluh Program Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Narkoba ini akan berlangsung selama 2 hari, mulai tanggal 8 Mei 2018 sampai 9 Mei 2018. Sementara untuk sumber pembiayaan kegiatan tersebut dibebankan pada APBD Tahun 2018. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026