Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Peran FPK dalam Menumbuhkan Pembauran Antar Etnis di Kota Denpasar

Sabtu, 12 Mei 2018, 17:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com.Denpasar, Forum Pembauran Kebangsaan Kota Denpasar menyelenggarakan acara Pengukuhan Dewan Pembina dan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Periode 2018-2023 dan Sosialisasi FPK Kota Denpasar Tahun 2018 di Ruang Mahotama, Graha Sewaka Dharma, Lumintang Denpasar (12/5). 
 
[pilihan-redaksi]
Plt Walikota Denpasar IGN Jaya Negara hadir sekaligus mengukuhkan Dewan Pembina dan Pengurus FPK Periode 2018-2023. Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa Denpasar sebagai pusat pemerintahan di Provinsi Bali tentu menjadi kondisi yang disertai dengan dampak positif dan negatif khususnya tentang kependudukan. Akselerasi Padma Aksara yang menjadi acuan, merupakan upaya untuk terus meningkatkan kebahagiaan masyarakat Kota Denpasar.
 
Lebih lanjut disampaikan bahwa tantangan untuk mewujudkan indeks kebahagiaan agar terus meningkat adalah perihal ketertiban. "Hal tersebutlah yang menjadi tanggung jawab para pengurus nantinya, tentunya bersinergi dengan pemerintah. 
 
"Pengurus yang dilantik adalah tokoh dari berbagai bidang, harapannya segala aspek dapat dirangkul," ungkap Jaya Negara.
 
[pilihan-redaksi2]
Tidak lupa dalam kesempatan tersebut juga disampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus yang sudah purna tugas atas dedikasinya, dan kepada pengurus yang baru, selamat bertugas. "Semoga bisa terus bekerjasama dengan pemerintah dengan tujuan mulia," tambahnya.
 
Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar I Komang Sugiarta mengatakan bahwa dengan dikukuhkan pengurus ini, maka persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi  konsensus dasar bernegara dalam kehidupan masyarakat dapat selalu diterapkan. "Tentunya selalu berkomitmen untuk bekerjasama mewujudkan keharmonisan bermasyarakat," ungkapnya. 
 
Sementara Ketua Panitia I Made Arka mengatakan bahwa acara pengukuhan juga disertakan dengan sosialisasi untuk lebih menumbuhkan pembauran antar etnis di Kota Denpasar. Peserta sosialisasi terdiri dari 100 orang dari masing etnis paguyuban di Kota Denpsar dan kalangan pemuda. (bbn/rlsdps/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami