Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Diduga Aborsi dan Pendarahan, Kadek Tewas di Kamar Kos
Minggu, 27 Mei 2018,
22:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Seorang perempuan, Minggu (27/5) ditemukan tidak bernyawa lantaran diduga mengalami pendarahan setelah berupaya menggugurkan kehamilannya di sebuah kamar kos, yang berlokasi di Dusun Kuta Banding, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Tewasnya perempuan yang diketahui bernama Ni Kadek (20) beralamat di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak, itu diketahui sekitar pukul 08.30 wita, namun baru dilaporkan ke Mapolsek Kubutambahan pada pukul 13.00 wita, sehingga polisi langsung melakukan penanganan di lokasi peristiwa.
Salah satu warga menyebutkan, kuat dugaan korban dalam kondisi hamil dan mencoba untuk mengugurkan kehamilan yang disebabkan hubungan badan yang dilakukan dengan penjaga tempat kos itu.
“Anak perempuan meninggal, kemungkinan hamil akibat hubungan diluar nikah dengan penjaga kos di sini,” ujarnya.
Kapolsek Kubutambahan, AKP Made Mustiada disela-sela melakukan olah lokasi peristiwa membenarkan adanya korban seorang perempuan yang diduga hamil meninggal dunia di salah satu kamar kos, dan polisi belum mengetahui penyebab kematian korban karena masih dalam penyelidikan..
“Penemuan mayat dalam hal ini seorang perempuan di tempat kos di Kuta Banding Kubutambahan dalam hal ini masih dalam tahap penyelidikan, sehingga kami masih melakukan pengembangan di lapangan berikut juga menunggu hasil otopsi,” ujar Mustiada.
Dalam penanganan kasus itu, seorang laki-laki sebagai penjaga tempat kost itu diketahui bernama Komang Pasek Praditia (22) yang beralamat di Dusun Kaje Kangin Desa Kubutambahan masih menjalani pemeriksaan secara intensif. Kuat dugaan meninggalnya korban berkaitan dengan Pasek Praditia.
Polisi dalam penanganan kejadian itu di lokasi kamar kos yang ditempati adik kelas korban itu menemukan bekas tiga tablet "Mipros Mesoprosta" yang diduga kuat untuk mengugurkan kehamilan korban dan diduga kuat tiga tablet yang diminum itu menjadi penyebab pendarahan hingga korban meninggal dunia.
Dalam penanganan kasus itu, Polsek Kubutambahan masih mendengarkan keterangan saksi-saksi termasuk mengamankan Pasek Praditia yang merupakan pacar korban dan korban sendiri disebutkan telah menyelesaikan sekolahnya di salah satu SMK di Desa Kubutambahan dan diduga antara korban dengan pacarnya telah sepakat untuk mengugurkan kehamilannya akibat hubungan terlarang yang telah dilakukan.[bbn/tha/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026