Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Usai Dugem, Oknum Ormas Pukul Anggota Sabhara Polda Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Tempat hiburan Vi Ai Pi Bar di Jalan Legian Kuta, Kamis (7/6) dinihari ricuh. Seorang anggota polisi Sabhara Polda Bali, Bripda I Wayan Krisna Darmaja (22), menjadi korban pemukulan yang dilakukan 4 oknum anggota ormas di Bali. Empat pelaku dalam pengaruh alkohol sempat mengancam dan menantang berkelahi dengan pasukan Polri, sebelum akhirnya ditangkap Team Opsnal Reskrim Polsek Kuta.
[pilihan-redaksi]
Insiden penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 03.00 dinihari. Korban, Wayan Krisna Darmaja saat itu bersama dua rekannya anggota Polri, Bripka Kadek Yoga Pramana (20), Bripda Teguh Saputra (20) dan dua temanya dari sipil. Mereka datang ke Vi Ai Pi Bar di jalan Legian Kuta dan berada di dance floor.
Tiba-tiba pelaku Wayan Gunayasa menyenggol korban. Karena sebelumnya tidak ada masalah, korban bertanya kepada pelaku,” Kenapa ini ? “. Bukannya minta maaf, pria asal Tabu, Songan Kintamani Bangli itu malah memukul korban dan tepat mengenai pipi kiri.
Akibatnya korban merasakan pipinya sakit dan bengkak. Entah darimana datangnya, tiba tiba datang 3 pemuda berbadan kekar dan satunya langsung memeluk korban seraya mengatakan “Sudah, sudah, jangan ganggu dia, saya yang ngajak,” bebernya.
Tidak terima menjadi korban pemukulan, korban yang tinggal di Jalan Lembu Sora itu lalu mengatakan seorang anggota Polri. Mendengar penuturan tersebut, pelaku Wayan Gunayasa bukannya takut, malah naik pitam dan menantang.
“Saya tidak takut dengan anggota, nama saya Ngurah,” ujarnya seraya menyebut nama ormasnya. Pelaku kemudian berusaha mendekati korban untuk memukul, namun dipisah oleh security setempat.
[pilihan-redaksi2]
Usai cekcok, pelaku Wayan Gunayasa pergi bersama rekan 3 temannya, Ngurah, Dek Ar dan Kadek Supadma dan 3 wanita meninggalkan Vi Ai Pi Bar. Tanpa sepengetahuan pelaku, anggota Sabhara Polda Bali ini dan teman temanya mengikuti rombongan pelaku dan diam-diam menghubungi Polsek Kuta. Setelah mengejar hingga di Minimart di Jalan Dewi Sri Kuta, mereka kembali cekcok mulut di sana.
Pelaku Wayan Gunayasa yang merasa diikuti kembali marah. Dia menantang dan mengancam akan membawa rekan-rekan ormasnya untuk berkelahi dengan pasukan polisi. Bahkan Ia juga sempat menghubungi teman-temannya melalui HP untuk segera datang ke Dewi Sri dan jangan membawa senjata.
Situasi pun kian memanas, setelah pelaku lainnya mengambil sebatang Bambu dan 2 besi stigger yang tidak jauh dari Minimart untuk memukul korban dan teman-temannya. Namun sebelum perkelahian terjadi, Team Opsnal Reskrim Polsek Kuta dipimpin Panit Reskrim Iptu Budi Artama datang dan mengamankan 4 pelaku saat akan pergi mengendarai mobil.
“Saat itu ada rekanya bernama Kadek Supadma menghalangi anggota Polisi dan mengajak berkelahi, langsung kami tangkap,” ujar sumber.
Setelah dibawa ke Mapolsek Kuta, empat pelaku mengakui perbuatannya memukul korban dengan tangan kosong. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebatang Bambu kering sepanjang 2 meter dan 2 batang besi.
Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya membenarkan pemukulan terhadap anggota polisi. Dia mengatakan empat pelaku sudah ditangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan.
“Para pelaku ini anggota ormas. Mereka memiliki peran masing-masing, ada yang memukul korban, ada yang berusaha menyerang petugas dan ada yang membawa senjata bambu dan besi untuk mengeroyok korban. Mereka masih diperiksa,” tegasnya didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, (7/6). [bbn/spy/psk]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan