Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Seni Tradisonal Jepang Kabuki Mengalun di Ayodya
Senin, 25 Juni 2018,
12:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Seni tradisional Jepang, Kabuki dengan Lengkingan alat musik Shamisen pada saat memainkan lagu ‘Echigo-Jishi’ seolah-olah tajam dan jernih mengalahkan deru angin yang tiba-tiba berhembus agak kencang dan menggugurkan dedaunan kering yang jumlah banyak menjadi latar sisi kiri panggung Ayodya.
[pilihan-redaksi]
Seolah menyatu ‘roh’ lagu Echigo-Jishi yang di Jepang merupakan pertunjukkan musik dan tari yang menampilkan para pemain jalanan dari provinsi Echigo (sekarang perfektur Nigata-red) dengan membawa gendang taiko di dada dan bertundung kepala Singa yang diiringi berbagai atraksi menarik.
Seolah menyatu ‘roh’ lagu Echigo-Jishi yang di Jepang merupakan pertunjukkan musik dan tari yang menampilkan para pemain jalanan dari provinsi Echigo (sekarang perfektur Nigata-red) dengan membawa gendang taiko di dada dan bertundung kepala Singa yang diiringi berbagai atraksi menarik.
“Untuk PKB ke depan, kami akan tetap berpartipasi dan menampilkan seni-seni menarik lainnya di Jepang. Sehingga masyarakat Bali semakin banyak mengenal seni-seni tradisional dan modern Jepang,” harap Hirohisa Chiba, Consul-General dari Consulate-General of Japan di Bali, saat pentas Seni tradisional Jepang, Kabuki di Taman Budaya, Art Center, Denpasar, Minggu (24/6).
Denting alat musik tradisional Jepang, Shamisen mengalun jernih melengking dari kalangan Ayodya, Taman Budaya, Denpasar, pagi itu, Minggu (24/6). Mengalun mengiringi lirik-lirik lagu ‘Miyako-Furyu’. Lagu yang mengawali tampilnya Japannese Tradisional Kabuki Music di Pesta Kesenian Bali (PKB) 40 tahun 2018.
Seni tradisional Jepang, Kabuki menurutnya merupakan seni tradisional Jepang sejak seribu tahun lalu. “Seni ini tidak hanya pertunjukkan teater tetapi juga ada unsur musiknya seperti yang ditampilkan saat ini,” tutur Hirohisa Chiba. Seni pertunjukkan Kabuki ini menurut Hirohisa Chiba merupakan pertunjukkan yang awal mulanya di pentaskan di Osaka dan kemudian berkembang ke seluruh Jepang.
Pada pementasan kali ini di PKB 40, tampil tiga seniman Jepang, Hozumi Hiroshi Tohon (memainkan alat musik Shamisen dan vocal), Umeya Kisaburo (memainkan alat musik Taiko, Kotsuzumi dan perkusi lainnya) dan satu lagi yang satu-satunya perempuan adalah Yoshizumi Koyuma (memainkan Shamisen dan vocal). Menurut Hirohisa Chiba pihak konsulat menfasilitasi penampilan ketiga seniman ini untuk tampil di PKB.
“Awalnya mereka memiliki program tampil di sekolah-sekolah dan kampus di Bali. Kemudian kami sampaikan agar mereka juga tampil di PKB. Karena PKB merupakan ajang besar yang banyak ditonton masyarakat Bali,” papar Hirohisa Chiba.
[pilihan-redaksi2]
Sebelum tampil puncaknya di PKB ketiga seniman musik Kabuki ini tampil juga di SMKN 5 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, ISI Denpasar, STIBA Saraswati Denpasar dan SMAN 1 Susut.
Sebelum tampil puncaknya di PKB ketiga seniman musik Kabuki ini tampil juga di SMKN 5 Denpasar, SMAN 8 Denpasar, ISI Denpasar, STIBA Saraswati Denpasar dan SMAN 1 Susut.
Saat pentas di PKB, Hozumi Hiroshi Tohon, Umeya Kisaburo dan Yoshizumi Koyuma menampilkan lima lagu. Diantaranya lagu Miyako-Furyu, Echigo – Jishi, Kanjincho, Ko-oh dan Taiko-no-Kyoku. Menurut Hirohisa Chiba penampilan ini merupakan bagian dari acara peringatan 60 tahun Hubungan Diplomatik Jepang – Indonesia.
“Sekaligus untuk memperkenalkan beragam kesenian Jepang ke masyarakat Bali,” pungkasnya. (bbn/rls/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
02
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1563 Kali
03
04
05
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026