Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seni Burdah, Akulturasi Islam Pegayaman dan Hindu Bali

Rabu, 27 Juni 2018, 15:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com,Denpasar. Sekaa Burdah Pegayaman menampilkan Seni Burdah yang merupakan warisan leluhur yang kental dengan akulturasi Islam Pegayaman dan Hindu Bali.
 
[pilihan-redaksi]
Ketut Muhammad Suharto, Ketua Sekaa Burdah Pegayaman. Burdah ialah seni tabuh menggunakan rebana berukuran besar menggunakan rebana besar. Dalam setiap penampilannya Burdah juga disemarakan dengan pertunjukan beladiri yakni Pencak Belebet. 
 
“Seni itu merupakan warisan leluhur yang kental dengan akulturasi Islam Pegayaman dan Hindu Bali. Dimana syair-syairnya berbahasa arab semua dari kitab Al-Berzanji. Tapi kidungnya kidung Bali. Sementara pakaiannya menggunakan udeng dan lancingan,” tambahnya usai tampil di kalangan Angsoka, Art Center. 
 
[pilihan-redaksi2]
Bagi Suharto, pementasnnya itu  bertujuan membuat dan mengabadikan api perdamaian lewat konsep menyama braya. Bukan hal yang mudah mempersiapkan pertunjukan seni Budrah. Butuh waktu 6 bulan lamanya untuk persiapan. Bukan tanpa alasan, waktu yang terpaut lama itu jelas ada sebabnya. 
 
“Kesulitan terletak pada waktu. Apalagi sebagaian besar dari kita adalah petani. Belum lagi cuacanya ga tentu. Jadi agak sulit mengatur waktunya,” papar pria berbaju merah itu. 
 
Pada akhirnya, kerja keras selama 6 bulan itu, ditampilkan hari ini, Selasa (26/6) dengan penuh totalitas. Mulai dari sini ia menggantungan harapan agar Seni Budrah dapat ditampilkan ke mancan negara, yang tidak lain untuk membawa perdamaian dunia.  (bbn/rls/rob)  
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami