Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Minimalisir Perilaku Anak Konsumsi Makanan Cepat Saji Perlu Edukasi
Selasa, 3 Juli 2018,
15:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Diperlukan suatu usaha preventif dalam mengedukasi anak-anak untuk meminimalisir tren perilaku anak-anak yang menyukai makanan cepat saji, karena pada umumnya makanan cepat saji membuat anak-anak malas makan buah dan sayur ataupun makan masakan rumah
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audensi dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) terkait program mewujudkan Generasi Emas melalui pelatihan dokter kecil di tingkat Sekolah Dasar. Untuk itu Pastika meminta agar PERSI memasukan edukasi bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan dapat dimasukan dalam program tersebut.
Hal tersebut dikatakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menerima audensi dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) terkait program mewujudkan Generasi Emas melalui pelatihan dokter kecil di tingkat Sekolah Dasar. Untuk itu Pastika meminta agar PERSI memasukan edukasi bahaya makanan cepat saji bagi kesehatan dapat dimasukan dalam program tersebut.
Menurutnya, mewujudkan negerasi emas Indonesia Sehat tidak mudah dan tidak instan, diperlukan usaha-usaha peningkatan baik dari segi kesehatan, pendidikan maupun lainnya secara kontinyu dan konsisten seperti program-program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Untuk itu, program mengedukasi para dokter kecil di tingkat Sekolah Dasar dan PAUD terkait pola hidup sehat sangat penting, karena hasil survey menunjukkan bahwa 61% anak SD di Bali tidak bugar, 90% berat badan anak SD di Bali tidak Ideal, 95% anak-anak di Bali tidak suka makan sayur dan buah.
[pilihan-redaksi2]
Dalam kesempatan tersebut, Hospital Social Responsibility PERSI dr. Gracecielia P,MKK yang didampingi oleh Ketua PERSI Wilayah Bali dr. I Gede Patra, menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI untuk mengembangkan program Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), maka PERSI Pusat bekerjasama dengan PERSI Wilayah Bali akan menyelenggarakan program edukasi terhadap dokter kecil di tingkat Sekolah Dasar dan anak-anak PAUD melalui PKK yang ada di Bali.
Dalam kesempatan tersebut, Hospital Social Responsibility PERSI dr. Gracecielia P,MKK yang didampingi oleh Ketua PERSI Wilayah Bali dr. I Gede Patra, menjelaskan bahwa dalam rangka mendukung program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI untuk mengembangkan program Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS), maka PERSI Pusat bekerjasama dengan PERSI Wilayah Bali akan menyelenggarakan program edukasi terhadap dokter kecil di tingkat Sekolah Dasar dan anak-anak PAUD melalui PKK yang ada di Bali.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa terdapat 10 Provinsi yang dituju untuk mengaplikasikan program tersebut untuk menumbuhkan generasi emas Indonesia Sehat, salah satunya adalah Provinsi Bali. “Secara teknis kami akan memberikan edukasi dan pelatihan untuk 1000 guru SD dan PKK yang ada di Bali, kemudian para Guru tersebut akan memberikan pelatihan kepada dokter kecil yang ada di sekolahnya masing-masing, selanjutnya para dokter tersebut akan mengedukasi teman-temannya terkait pentingnya melakukan aktivitas fisik, makan buah dan sayur, minum air putih serta pentingnya melakukan cek kesehatan”, ujarnya.
Sedangkan untuk memastikan program tersebut akan berjalan atau tidak, maka pihaknya akan mengadakan monitoring dan evaluasi, sehingga misi Pemerintah untuk mewujudkan generasi emas tahun 2045 dapat terlaksana dengan baik. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
03
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
04
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
05
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026