Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 1 September 2026
Voice of Bali Balutkan Gerak Melodi dan Harmoni Lagu Daerah Indonesia
Rabu, 4 Juli 2018,
14:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Duta kesenian Kota Denpasar pada ajang Pesta Kesenian Bali Ke-40 Tahun 2018 telah menampilkan berbagai pentas seni. Pada Selasa malam (4/7) Voice of Bali sebagai organisasi bermusik anak muda di Kota Denpasar menampilkan paduan suara dalam balutan gerak melodi dan harmoni lagu daerah Indonesia.
[pilihan-redaksi]
Malam itu panggung sisi atas Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar telah dipadati penonton yang menantikan penampilan Voice of Bali berbagai lagu-lagu daerah di Indonesia.
Malam itu panggung sisi atas Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar telah dipadati penonton yang menantikan penampilan Voice of Bali berbagai lagu-lagu daerah di Indonesia.
"Kami pada ajang PKB tahun ini telah dapat berpartisipasi sebagai Duta Kota Denpasar, yang mencoba menampilkan daya tarik Bali dalam sisi apresiatif yang lain," ujar Ketua Voice of Bali, Gregorius Septo Mulyadi Tagur.
Lebih lanjut dikatakan penampilan Voice of Bali dibagi menjadi tiga sesi. Yakni sesi pertama menampilkan lagu Pop Bali yang berjudul Kaden Saje, dengan pencipta lagu I Gusti Putu Gde Wedhasmara dan aransemen I Komang Darmayuda. Dilanjutkan lagu tradisional Jawa Barat yang berjudul Manuk Dadali ciptaan dari Sambas Mangundikarta dengan aransemen Raden Wijaya Kurniawan.
Berlanjut ke lagu yang berjudul Rayuan Pulau Kelapa sebagai lagu wajib Nasional Indoensia dengan pencipta Ismail Marzuki yang diaransemen Singgih Sanjaya. Pada sesi kedua Voice of Bali membawakan kembali lagu wajib Nasional Indonesia dengan judul Tanah Airku ciptaan Saridjah Niung (Ibu Soed).
Beralih ke lagu tradisional Kalimantan Barat (Suku Dayak Ot Danum) dengan judul lagu Ahtoi Porosh yang diaransemen Budi Susanto Yohanes. Mengarah ke Maluku, Voice of Bali membawakan lagu yang berjudul Hujan Sore-Sore dengan pencipta Anonim yang diaransemen Joseph Sulaksana. Kembali menampilkan lagu tradisional Jawa Barat dengan judul Numpak Prahu Layar. Sesi ketiga Voice of Bali mengawali dengan lagu wajib Nasional Indonesia yakni Tanah Tumpah Darahku dengan pencipta C. Simanjuntak dan Sanusi Pane yang diaransemen Twilight Orchestra.
[pilihan-redaksi2]
Tak terhenti sampai disitu, Voice of Bali mengarah dengan lagu dari Sumatra Utara yang berjudul Sin Sin Sibatumanikam, dan penampilan Voice of Bali diakhiri dengan lagu daerah Maluku yang berjudul Toki Tifa dengan pencipta Christian Isaac Tamaela. Disamping menampilkan paduan suara, juga menampilkan dua orang penyanyi yakni Sancita Karma Rasen dan Ni Ketut Artini.
Tak terhenti sampai disitu, Voice of Bali mengarah dengan lagu dari Sumatra Utara yang berjudul Sin Sin Sibatumanikam, dan penampilan Voice of Bali diakhiri dengan lagu daerah Maluku yang berjudul Toki Tifa dengan pencipta Christian Isaac Tamaela. Disamping menampilkan paduan suara, juga menampilkan dua orang penyanyi yakni Sancita Karma Rasen dan Ni Ketut Artini.
Menurut Gregorius Septo Mulyadi Tagur, paduan suara Voice of Bali merangkul kaum muda dari berbagai kalangan baik pelajar, pekerja ataupun kalangan umum untuk mengolah bakat-bakat mereka dalam sebuah kegiatan yang bersifat positif. Dengan anggota yang berasal dari berbagai daerah di tanah air yang tinggal di Bali, Voice of Bali diharapkan dapat menjadi ajang pertukaran gagasan, kreatifitas dan apresiasi generasi muda dalam bermusik dan para anggotanya dapat menjalin sebuah persaudaraan yang sehati.
"Sebelumnya Voice of Bali pernah mengikuti beberapa festival dan kompetisi paduan suara diantaranya Busan Choral Festival and Competition, Busan, Korea Selatan," ujarnya. (bbn/rlsdps/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 148 Kali
02
Panahan Buleleng Raih 5 Emas di Kejurprov Bali
Dibaca: 133 Kali
03
Lomba Layang-layang Jembrana Disorot, Bupati Kembang Kecewa
Dibaca: 126 Kali
04
Benih Kerapu Bali Makin Laris, Ekspor Tembus Rp6,4 Miliar
Dibaca: 123 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 119 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026