Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Seorang Nenek Ditemukan Meninggal di Pinggir Sungai Yeh Empas

Minggu, 29 Juli 2018, 15:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Ni Gusti Agung Tunjung nenek berusia 86 tahun asal Banjar Wanasara Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di pinggir Sungai Yeh Empas  Banjar Wanasara, Kelod Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Tabanan. 
 
[pilihan-redaksi]
Jenazah nenek Tunjung ditemukan sekitar pukul 07.30 Wita, Minggu (29/7) oleh Anak Agung Putu Sugana (49). Saat itu saksi AA Putu Sugana berjalan di pinggir Sungai Yeh Empas melihat seperti sosok mayat. Selanjutnya saksi mendekat dan melihat korban dalam posisi tengkurap mengambang di Sungai Yeh Empas. Saksi yang mengenali korban selanjutnya menginformasikan kepada keluarga korban dan masyarakat sekitar serta dilaporkan ke Polsek Tabanan.
 
Tidak berselang lama, Petugas kepolisian bersama-sama dengan Tim BPBD Tabanan dan masyarakat mengevakuasi mayat korban ke pinggir sungai. Setelah dilakukan pemeriksaan luar selanjutnya mayat korban dibawa ke BRSU Tabanan.
 
Sementara itu dari olah TKP korban ditemukan dalam posisi telanjang tengkurap mengambang di air dengan kepala mengarah ke utara dan kaki ke selatan. Posisi mayat berjarak sekitar 2 meter dari pinggir sungai. Di tubuh mayat korban ditemukan luka  pada bagian kepala, luka lecet pada tulang kering kaki kanan dan luka lecet pada pergelangan tangan kanan.
 
Dari hasil pemeriksaan Dokter Jaga dr. I Gusti Ngurah Yuda pada tubuh korban sudah terdapat lebam mayat namun tidak dapat ditentukan waktu kematian mengingat mayat korban mengembang akibat terendam air. 
 
Menurut pengakuan anak korban, Anak Agung Ketut Suyasa menjelaskan kepada pihak kepolisian bahwa korban meninggalkan rumah pada hari Jumat (27/7) sekitar pukul 16.00 Wita. Lama tidak kunjung pulang, keluarga melakukan pencarian sampai malam namun tidak juga ditemukan. Keesokan harinya juga dilakukan pencairan namun juga tidak ditemukan.  
 
[pilihan-redaksi2]
Menghilangnya korban kemudian dilaporkan kepada Bhabin Kamtibmas. Keluarga bersama warga dan Bhabinkamtibmas turut melakukan pencarian namun tidak tetap hasilnya nihil. Pihaknya kemudian mendapatkan informasi bahwa korban ditemukan sudah meninggal dunia di pinggir Sungai Yeh Empas pada Minggu (29/7).  Setelah dicek ternyata memang korban adalah Ibu Kandungnya yang bernama Ni Gusti Agung Tunjung. 
 
Menurut Pelapor bahwa korban sudah pikun atau linglung dan beberapa kali tersesat apabila meninggalkan rumah atau diantar warga ke rumah. Korban sehari-hari berpakaian hanya menggunakan kain (kamben) dan bahkan kadang kala telanjang. Terkait luka yang ditemukan di kepala mayat korban adalah luka lama karena korban pernah terjatuh di halaman rumah dan mendapat jahitan di BRSU Tabanan. Pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi. (bbn/nod/rob) 
 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami