Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 12 September 2026
Juli 2018: Inflasi Denpasar Tercatat 0,48%, Bahan Makanan Punya Andil Terbesar
Rabu, 1 Agustus 2018,
17:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kota Denpasar mengalami inflasi sebesar 0,48% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 130,56. Untuk inflasi tahun kalender Januari hingga Juli 2018 tercatat sebesar 2,76% dan tingkat inflasi tahun ke tahun Juli 2018 terhadap Juli 2017 tercatat sebesar 3,85%.
[pilihan-redaksi]
Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri mengatakan komoditas yang tercatat memberikan andil pada inflasi Juli 2018 antara lain bensin, biaya sekolah dasar (SD), biaya sekolah menengah atas (SMA), upah pembantu rumah tangga, cabai rawit, daging babi, telur ayam ras dan daging ayam ras. Ia mencatat biaya pendidikan dan makana mempunyai andil terbesar dari komoditas lainnya.
Kepala Bidang Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri mengatakan komoditas yang tercatat memberikan andil pada inflasi Juli 2018 antara lain bensin, biaya sekolah dasar (SD), biaya sekolah menengah atas (SMA), upah pembantu rumah tangga, cabai rawit, daging babi, telur ayam ras dan daging ayam ras. Ia mencatat biaya pendidikan dan makana mempunyai andil terbesar dari komoditas lainnya.
"Meski tidak terlalu berpengaruh di Denpasar, dampak dari naiknya bensin tentunya berpengaruh pada biaya tranportasi dan komoditas yang diangkut," ujarnya, Rabu (1/8) di Denpasar.
Untuk enam kelompok pengeluaran tercatat mengalami inflasi yakni kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 1,73%; kelompok kesehatan sebesar 0,89%; kelompok bahan makanan sebesar 0,69%, kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,64%; kelompok sandang sebesar 0,39%; serta kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,04%. Satu pengeluaran yang tercatat mengalami deflasi yaitu kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar sebesar 0,03%.
Dari 82 kota, tercatat 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Sorong (Papua Barat) sebesar 1,47% dan terendah di Surabaya dan Banyuwangi (Jawa Timur) serta Depok (Jawa Barat) masing-masing sebesar 0,03%. Deflasi tertinggi tercatat di Ambon (Maluku) sebesar 1,45% sedangkan deflasi terendah tercatat di Palembang (Sumatera Selatan) sebesar 0,01%. Jika diurutkan dari inflasi tertinggi, maka Denpasar menempati urutan ke-29 dari 68 kota yang mengalami inflasi. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3324 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026