Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Sekitar 15 Persen Siswa Pengungsi Gunung Agung Mengalami Kecemasan Berat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 15 persen siswa pengungsi Gunung Agung yang bersekolah sementara di Kota Denpasar mengalami tingkat kecemasan berat. Sekitar 80 persen mengalami kecemasan sedang dan 5 persen mengalami kecemasan ringan. Data tersebut terungkap dari hasil penelitian Guru SMP PGRI 2 Denpasar bernama Ayu Sri Wahyuni, S.Pd, dengan judul penelitian “Tingkat Kecemasan Belajar Siswa Pengungsi Gunung Agung Yang Bersekolah Sementara di Kota Denpasar”.
Dalam penelitian yang dilakukan selama satu bulan dari 9 Oktober sampai 9 November 2017 dengan metode deskriptif, terungkap bahwa sekitar 28 persen mengalami kecemasan pada aspek kognitif. Sekitar 25 persen mengalami kecemasan pada aspek motorik, 23 persen mengalami kecemasan pada aspek somatik dan 24 persen mengalami kecemasan pada aspek afektif.
Kecemasan dengan aspek kognitif ditunjukkan oleh beberapa indicator seperti bingung, kesulitan berkonsentrasi, kesulitan tidur dan mental blocking. Kecemasan merupakan suatu perasaan takut atau khawatir terhadap sesuatu yang tidak jelas, yang kadang-kadang dialami oleh seseorang dalam tingkatan yang berbeda-beda.
Dalam penelitian yang fokus pada siswa SMP dengan jumlah responden 40 orang dari 426 siswa, terungkap bahwa manifestasi kognitif yang tidak terkendali adalah munculnya kecemasan sebagai akibat dari cara berpikir siswa yang tidak terkondisikan, yang seringkali memikirkan tentang malapetaka atau kejadian buruk yang akan terjadi saat belajar. Secara kognitif, individu tersebut terus menerus mengkhawatirkan segala macam masalah yang mungkin terjadi.
Dalam hasil penelitiannya, wanita kelahiran 12 Agustus 1988 tersebut menuliskan bahwa bencana Gunung Agung membawa dampak yang dalam terhadap aspek kognitif siswa. Secara tidak langsung siswa-siswa yang mengungsi mengalami kecemasan akibat adanya bencana Gunung Agung. Meskipun secara fisik siswa terlihat tenang, tetapi dalam pikirannya ternyata siswa tersebut mengalami kecemasan.[bbn/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1855 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1756 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun