Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hasil Penyelidikan Polisi, Target Skimming Dominan Warga Asing

Sabtu, 4 Agustus 2018, 07:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan para tersangka yang ditangkap dalam kejahatan skimming yakni, Ivan Hristov Stanchev (43) asal Bulgaria dan Nicolov Pandov Plamen (45) berkebangsaan Australia dan Stefan Ivanov asal Bulgaria, menguak fakta baru. Mayoritas para korban skimming ini adalah warga asing yang berada di Bali. 
 
[pilihan-redaksi]
Seperti halnya dari keterangan tersangka Stefan Ivanov yang mengontrak rumah di wilayah Padangsambian, Denpasar Barat. Ia memilih Bali menjadi target sasaran karena di pulau wisata ini sering didatangi wisatawan asing asal Eropa. Bahkan, selama tersangka Stefan beraksi di Bali, beberapa Bank luar Negeri banyak mengalami kerugian. 
 
“Jadi ada 90 bank luar negeri, seperti Jerman, Autralia, Belanda dan lainnya yang melaporkan jika ada transaksi elektronik yang terjadi di Bali," ungkap Direktur Reskrimum Polda Bali Kombespol Andi Fairan, Jumat (3/8).
 
[pilihan-redaksi2]
Kombes Andi menambahkan, dalam aksinya tersangka Stefan khusus membobol ATM warga asing saja, bukan warga lokal. Sementara wilayah yang menjadi sasarannya adalah lokasi wisata yang ramai didatangi warga asing. 
 
“Kami duga, pencurian data nasabah dilakukan di tempat-tempat yang banyak wisatawan bertransaksi menggunakan mesin ATM. Salah satunya di Desa Jungut Batu dan kemudian penarikan dilakukan di wilayah Denpasar,” katanya. 
 
Saat ini kata Kombes Andi pihaknya masih memburu pelaku lain yakni warga negara Australia diduga sebagai otak pelakunya. 
“Kami masih memburu seorang warga Australia berinisial X, yang diduga menjadi otak dari aksi skimming ini. Dia (X) masih ada di Bali dan mudah-mudahan beberapa pekan ini bisa ditangkap,” harapnya. (bbn/Spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami