Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Hingga H+4 tercatat 259 Orang Meninggal Akibat Gempa 7 SR
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com. NTB. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) tercatat hingga H+4 jumlah korban meninggal akibat gempa 7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali mencapai 259 orang. Dimana tercatat di Kabupaten Lombok Utara sebanyak 212 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11 orang, Kota Mataram 6 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang. Data tersebut terungkap dalam rilis yang disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dan diterima redaksi pada Kamis (9/8).
Menurut Sutopo, Evakuasi korban yang masih diduga tertimbun material bangunan roboh masih dilakukan. Pelayanan kebutuhan dasar bagi pengungsi dengan mendistribusikan logistik juga makin diintensifkan ke banyak daerah yang terdampak.
Sebanyak 1.033 orang luka berat dan masih dirawat inap di rumah sakit dan puskesmas. Pengungsi sebanyak 270.168 orang yang tersebar di banyak tempat. Jumlah pengungsi ini juga sementara karena belum semua pengungsi terdata baik. Kerusakan fisik meliputi 67.857 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak.
Data ini diperkirakan masih akan terus bertambah mengingat Tim SAR masih menemukan korban di reruntuhan bangunan dan masih diidentifikasi. Diduga korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan yang belum dievakuasi, dan adanya laporan dari aparat daerah yang menyatakan adanya korban meninggal di daerah sebelumnya dan sudah dimakamkan tetapi belum di data dan dilaporkan ke Posko sehingga data korban meninggal dunia akan bertambah.[bbn/BNPB/Mul].
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli