Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Periksa Pengedar, BNNP Bali Belum Temukan Keterlibatan Pengelola Deejay Cafe

Rabu, 15 Agustus 2018, 08:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com,Badung. Tersangka IND (40), pengedar narkoba yang ditangkap di Deejay Cafe dengan barang bukti 107 butir ekstasi, pascarazia gabungan Denpom IX Udayana, Minggu (12/8) dinihari lalu, memberikan pengakuan mengejutkan saat diperiksa penyidik Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali. 
 
[pilihan-redaksi]
Pria asal Tianyar Karangasem itu mengaku sudah seminggu mengedarkan narkoba di Deejay Café atas suruhan orang lain dengan imbalan perbutir 10 ribu. Namun, penyidik belum menemukan keterlibatan pihak pengelola Deejay Café dalam peredaran narkoba tersebut.
 
Menurut Kabid Berantas BNNP Bali AKBP Ketut Artha, pascarazia tim gabungan Denpom IX Udayana ada 4 orang yang dilimpahkan penanganannya ke BNNP Bali. Yakni tersangka IND, WS (48) tinggal di Jalan Raya Pelabuhan Benoa No 2 B Denpasar. Juga seorang warganegara Australia, LRF (34) dan JIT (26), keduanya beralamat di Taman Mumbul Nusa Dua. 
 
“Hasil pemeriksaan, keempatnya tidak memiliki kaitan satu sama lain. Status tersangka IND ini pengedar dan tiga lainnya pengguna,” ungkapnya, Selasa (14/8).
 
Menurutnya, penyidik BNNP Bali saat ini tengah fokus memeriksa tersangka IND yang ditangkap di Deejay Café terkait kepemilikan 107 butir ekstasi berlogo Superman, Omega dan Mickey Mouse. Terlebih dari pengakuannya, tersangka sudah 7 hari mengedarkan narkoba di Deejay Café. Ia mengedarkan narkoba tersebut atas suruhan seseorang yang menghubunginya melalui via telpon.
“Kami belum menemukan keterlibatan pengelola Deejay Café. Jadi, dia menjual ekstasi itu atas suruhan seseorang yang tidak mau mengenalkan dirinya. Orang tersebut menyuruhnya bertemu di seputaran Deejay Café. Siapa orang tersebut masih kami selidiki,” ujarnya.
 
Nah, setelah bertemu di seputaran Deejay Café, orang tersebut menyerahkan ekstasi kepada tersangka untuk dijual kepada pengunjung Deejay Café dengan harga perbutir Rp 600.000. “Nanti kalau Deejay Café sudah tutup, orang tersebut akan datang lagi untuk menghitung berapa yang laku terjual,” bebernya.
 
Pria asal Tianyar, Karangasem itu manut-manut saja mengikuti saran dari orang tersebut. Pasalnya, dia diimingi-imingi bonus untuk satu butir ekstasi akan mendapatkan keuntungan 10 ribu. “Dia sudah 7 hari mengedarkan narkoba disana. Dari pengakuannya kalau laku 10 butir dia dapat 100.000. Begitu sebaliknya kalau laku 15 dapat Rp 150.000,” ungkap AKBP Artha.
 
Diterangkannya, tersangka mengaku menerima pasokan 107 butir ekstasi karena situasi Malam Minggu yang diperkirakan ramai pelanggan. “Kalau sebelumnya dia dikasih sedikit barang, tapi karena malam minggu, dia dikasih banyak (ratusan butir, red),” sebutnya.
 
[pilihan-redaksi2]
Sementara terkait penanganan seorang bule dan dua pemuda lainnya, AKBP Artha mengatakan sudah dilakukan tes urine dan positif narkoba. Namun, ketiganya tidak ditahan karena tidak ditemukan barang bukti. “Kalau seseorang di tes narkoba dan positif, tidak bisa dilakukan proses karena tidak ada barang bukti. Nanti akan diarahkan rehabilitasi itupun kalau dia mau, tidak ada paksaan,” urainya.
 
Sebelumnya diberitakan, Tim gabungan yang dipimpin Denpom IX/3 Denpasar, Sabtu (11/8) dan Minggu (12/8) malam, menggelar razia di lokasi dugem yakni Cafe Bahari Jalan Gurita Sesetan Densel, Blue Star Jalan Kerta Dalem Sidakarya, Lokalisasi Danau Tempe Sanur, Mexicola dan Red Ruby di Jalan Petitengget Seminyak Kuta, dan Deejay Café di Jalan Kartika Plaza Kuta.
 
Dari razia yang berlangsung di Deejay Café, petugas mengamankan tersangka ND dengan barang bukti 107 butir ekstasi berlogo Superman, Omega dan Mickey Mouse. Selain itu, turut diamankan seorang bule dan dua pengunjung yang kedapatan mengkonsumsi narkoba. (bbn/Spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami