Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tercatat 460 Orang Dilaporkan Meninggal Akibat Gempa 7 SR

Rabu, 15 Agustus 2018, 19:55 WITA Follow
Beritabali.com

BNPB

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, NTB. Hingga memasuki hari ke-10 pasca gempa 7 SR yang mengguncang Lombok, tercatat 460 orang dilaporkan meningga dunia. Jumlah korban meninggal terbanyak terdapat di Kabupaten Lombok Utara mencapai 396 orang. Sedangkan Lombok Barat 39 orang, Lombok Timur 12 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang.Data tersebut diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Rabu (15/8)

Sutopo menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa ini masih bisa bertambah, mengingat Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban tertimbun longsor. Pencarian yang masih dilakukan diantarannya  di Dusun Dompu Kecamatan Kayangan, Lombok Utara yang diduga ada 4 orang tertimbun longsor, evakuasi di Dusun Busur Timur Desa Rempek Kecamatan Gangga, Lombok Utara yang diduga masih ada satu orang tertimbun reruntuhan bangunan, dan beberapa laporan dari masyarakat.

Jumlah korban luka-luka tercatat 7.773 orang, dimana 959 orang luka berat dan rawat inap serta 6.774 orang luka ringan atau rawat jalan. Sebanyak 417.529 orang mengungsi di ribuan titik pengungsian. Tercatat dari 417.529 orang mengungsi tersebut terdiri dari 187.889 laki-laki dan 229.640 perempuan.

Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 178.122 orang (80.155 laki-laki dan 97.967 perempuan), Lombok Timur  104.060 orang (46.827 laki-laki dan 57.233 perempuan), Lombok Barat 116.453 orang (52.404 laki-laki dan 6 4.049 perempuan), dan Kota Mataram 18.894 orang (8.503 laki-laki dan10.391 perempuan).

Pengungsi masih memerlukan bantuan mengingat belum semua distribusi bantuan lancar dan merata. Selain itu, diperkirakan mereka masih cukup lama akan berada di pengungsian sambil menunggu perbaikan rumah.[bbn/BNPB/mul]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami