Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Potensi Energi Listrik dari Emisi Metana di TPA Suwung Mencapai 6,66 MW
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Potensi energi listrik dari emisi metana di tempat pembuangan akhir (TPA) Suwung Denpasar mencapai 6,66 MW. Pengukuran potensi tersebut diukur dengan menggunakan metode konversi emisi metana ke energi listrik.
Hal ini terungkap dalam artikel berjudul “Potensi Energi Listrik yang Dihasilkan dari Emisi Gas Metana di TPA Suwung Provinsi Bali” yang dipublikasikan dalam Jurnal Ecotrophic, Volume 11, Nomor 2 Tahun 2017.
[pilihan-redaksi]
Dominasi sampah yang berasal dari bahan organik di TPA Suwung secara teori sangat berpotensi untuk menghasilkan emisi metana. Gas metana yang tidak dikelola dengan baik dan terlepas ke udara dan mampu mengakibatkan peningkatan emisi gas rumah kaca yang memicu terjadinya pemanasan global.
Berdasarkan analisis para peneliti yang terdiri dari Putu Dian Paramitha Dewi, I Wayan Suarna dan I Wayan Budiarsa Suyasa disebutkan rata-rata volume sampah yang masuk ke TPA Suwung adalah sebesar 3.551,88 m3/hari yang berasal dari wilayah Kota Denpasar dan sebagian Kabupaten Badung.
Dimana volume sampah yang masuk ke TPA Suwung berdasarkan data yang diperoleh melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Denpasar adalah sebesar 1.296.438 m3.
[pilihan-redaksi2]
Para peneliti dari Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Udayana menuliskan komposisi sampah yang ada di TPA Suwung didominasi oleh sampah organik sebesar 78,1%, sedangkan komposisi sampah anorganik sebesar 21,9%.
Sampah dari komponen bahan organik berupa sisa kebun/taman mendominasi jenis sampah yang masuk ke TPA Suwung sebesar 45,71%.
Sementara sampah sisa makan ada di urutan kedua dengan presentase sebesar 17,71% dan komponen karet memiliki presentase terendah sebesar 1,48%. Jenis komponen sampah dari bahan anorganik didominasi dari sampah plastik sebesar 19,26% dan komponen terendah dari sampah logam 0,54%. [bbn/ Ecotrophic/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2035 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun